Pengurusan Akta Kematian Sudah Disosialisasikan

Pengurusan Akta Kematian Sudah Disosialisasikan

Pengurusan Akta Kematian Sudah Disosialisasikan

Kabupaten Bandung – Ternyata selain akta kelahiran ada juga akta yang tak kalah pentingnya dan berguna dikemudian hari, yaitu akta kematian. Sejak tiga bulan lalu, Pemkab Bandung telah mensosialisasikan program ini ke seluruh desa dan kecamatan di lingkup Pemkab Bandung.
 
Menurut informasi petugas Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Apud, program Akta Kematian di desanya sudah disosialisasikan kepada warganya sejak dua bulan lalu. Akta ini bertujuan untuk mengurus silsilah fatwa waris, klaim asuransi, pensiun janda/duda, pengambilan tabungan/deposito orang yang meninggal, dan tunjangan kematian dari Pemkab Bandung.
 
“Sudah disosialisasikan sejak dua bulan lalu, namun hanya sedikit saja orang yang mengurus akta kematian ini, paling dari banyak warga hanya sepuluh orang saja mengurus. Padahal akta kematian begitu penting untuk mengurus warisan, asuransi, pensiun, dan tabungan orang yang meninggal, ditambahlagi akan ada santunan kematian,” ujar Apud, Selasa (23/09/2014).
 
Apud menambahkan, bagi keluarga miskin atau tidak mampu pihak Pemerintah Kabupaten Bandung akan memberikan santunan kematian kepada pihak keluarga jika mereka mengurus akta kematian.
 
“Nanti akan diberikan uang santunan sebesar Rp. 1.000.000,- dengan syarat keluarga harus mengurus terlebih dahulu Akta Kematian ke tingkat desa, kecamatan, lalu ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bandung,” tambahnya.
 
Proses pembuatan Akta Kematian tidak dipungut biaya sedikit pun oleh pemerintah. Segeralah mengurus akte ini jika ada anggota keluarga yang meninggal, dari akta ini akan banyak manfaat dikemudian hari. (Ode)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,