Wamenag : Jangan Tergoda Travel Haji Instan

Wamenag : Jangan Tergoda Travel Haji Instan

Wakil Menteri Agama (Wamenag), Nazaruddin Umar:

Jakarta – Masyarakat diimbau untuk tidak percaya begitu saja terhadap travel yang menawarkan haji dengan berbagai iming-iming manis. Apalagi selama ini cukup banyak kejadian yang menyebabkan calon jemaah haji tidak jadi berangkat, atau kalaupun jadi berangkat namun status mereka tidak jelas selama berada di Tanah Suci.

Kasus terkini adalah terkait dengan adanya penyedia akomodasi dari pihak Arab Saudi yang menempatkan jemaah haji asal Indonesia di luar markaziyah (ring 650 meter Masjid Nabawi) oleh para penyedia akomodasi (majmuah) nakal.‎

Sebab itu, Kementerian Agama tak bosan-bosannya mengimbau agar masyarakat tak mudah tergoda janji manis travel secara instan. Demikian diingatkan Wakil Menteri Agama (Wamenag), Nazaruddin Umar saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-84 Kerajaan Arab Saudi di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jaksel, Selasa (23/09/2014). Menurut Wamenag, Kementerian Agama setiap tahun sudah berupaya untuk memperbaiki kualitas pelayanan jemaah haji asal Indonesia di Arab Saudi. Soal penyedia akomodasi (majmuah) di Arab Saudi, ia mengatakan Kemenag memiliki daftar seluruh nama biro penyedia akomodasi yang secara resmi digunakan. Secara data, tak ada masalah namun ia mengakui teknis di lapangan bisa jadi berbeda.

"Kita sangat prihatin. Makanya kita imbau masyarakat tidak banyak terpengaruh dengan bujukan-bujukan yang menjanjikan macam-macam apalagi tidak melewati prosedur. Kami bukan menghalangi tapi ingat resikonya," tegasnya.Ia mengakui, evaluasi dalam setiap musim haji terkait pelayanan jemaah selalu dilakukan. Penyedia akomodasi yang tak sesuai kontrak akan diblack list dan tak akan dipakai dalam kurun waktu tertentu. (AY)

.

Categories:Nasional,