Sopir Maut Tewaskan 5 Orang Jadi Tersangka

Sopir Maut Tewaskan 5 Orang Jadi Tersangka

Ilustrasi Foto.(Net)

Banyuwangi - Polisi menetapkan sopir Bus Setiawan jurusan Trenggalek-Denpasar, Mariyono (44) sebagai tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan lima orang di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (4/1/2015).
 
"Sebenarnya ada dua tersangka yakni sopir bus dan minibus (travel), namun sopir minibus meninggal dalam kecelakaan itu, sehingga hanya sopir bus yang ditetapkan tersangka," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banyuwangi AKP Amar Hadi kepada sejumlah wartawan, Senin (5/1/2015).
 
Menurut dia, kecelakaan yang terjadi di jalur provinsi jalan raya Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi itu ditengarai sebagian besar karena "human error" yakni kelalaian sopir.
 
"Kalau dari cuaca saat itu cukup cerah dan tidak ada gangguan jalan, sehingga kami simpulkan sementara sebagian besar karena kesalahan manusia," ungkapnya.
 
Ia menjelaskan Mariyono sebenarnya adalah kondektur Bus Setiawan dan yang bersangkutan menggantikan sopir bus yang bernama Sukardi, setelah beristirahat dan transit di sebuah rumah makan sekitar Pasir Putih Situbondo.
 
"Dia (Mariyono) itu kondektur menggantikan sopir yang mengantuk dan kondektur itu juga tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM)," tegasnya.
 
Tersangka Mariyono dijerat Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukumannya lima tahun penjara.
 
Sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan sebuah Bus Setiawan jurusan Trenggalek-Denpasar bernomor polisi AG-7192-UA berpenumpang 35 orang melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi bertabrakan dengan sebuah minibus bernomor polisi DK-1624-DS berpenumpang 18 orang dari arah berlawanan di Jalan Raya Situbondo di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (4/1/2015) dini hari.
 
Semua penumpang minibus merupakan warga Sumenep dan sekitar Kepulauan Kangean yang berlibur di Pulau Bali dan hendak menuju ke Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo untuk menyeberang ke Madura.
 
Dalam kecelakaan itu menyebabkan lima orang meninggal dan belasan penumpang minibus mengalami luka berat yang kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Blambangan Banyuwangi.
 
Lima orang yang meninggal adalah sopir minibus Kusnadi (44) warga Kabupaten Situbondo dan empat penumbang minibus dari Kabupaten Sumenep yakni Mardiyah (60), Ismiyah Nur Afifa (16), Afri Farika (14) dan Munawali (50). (AY)
.

Categories:Nasional,
Tags:kecelakaan,