Pogba Ingin Juventus Ulangi Sukses

Pogba Ingin Juventus Ulangi Sukses

Paul Pogba.(Foto-Net)

Milan - Paul Pogba meminta Juventus mengulangi kesuksesan pada tahun lalu ketika mereka kembali berkompetisi di Liga Italia pada periode padat, saat mereka menjamu Inter Milan yang ambisius pada Selasa (6/1/2015).
 
Juve menaklukkan pesaingnya untuk meraih gelar AS Roma dengan skor 3-0 pada pertandingan liga pertamanya di 2014, ketika mereka menuju gelar beruntun ketiganya di bawah asuhan mantan pelatih Antonio Conte.
 
Dengan Roma menduduki peringkat kedua dengan selisih tiga angka pada musim ini, Juventus dapat menghindari potensi terpeleset lainnya pada persaingan perebutan gelar.
 
Inter melawat ke Turin sambil bertekad mendapatkan kemenangan keduanya di bawah pelatih baru Roberto Mancini, namun mereka berpeluang diperkuat Lukas Podolski yang dapat dimainkan sebagai pemain pengganti seandainya urusan dokumen-dokumen peminjamannya dapat diselesaikan tepat waktu.
 
Pogba mengakui bahwa pada level pribadi ia masih "dapat berkembang pada semua hal." Namun pemain 21 tahun itu percaya bahwa pertandingan "sulit" melawan Inter merupakan satu langkah lanjutan pada perjuangannya meraih kejayaan bersama raksasa Turin.
 
"Kami harus memulai 2015 dengan kemenangan, itu merupakan hal terpenting. Tahun lalu kami mengalahkan Roma pada pertandingan pertama kembali (ke kompetisi liga) dan kami berharap kami dapat memulai (tahun) dengan cara yang sama," kata Pogba kepada Sky Sport.
 
"Pertandingan melawan Inter seperti derby -- itu selalu merupakan pertandingan yang sulit dan kami ingin memenanginya." Itu merupakan pertandingan resmi pertama Juventus sejak kalah dari Napoli di Piala Super Italia di Doha tiga hari sebelum Natal, namun Pogba berkata bahwa hal-hal utama bagi Juve tidak berubah.
 
"Pada 2015 saya berharap kami dapat kembali memenangi scudetto, dan kami akan memberikan semua yang kami miliki untuk itu, serta melaju lebih jauh di Liga Champions dibanding yang kami lakukan dua tahun silam." Hanya sedikit hal yang berubah dari formasi yang banyak meraih kesuksesan yang digunakan sebelum Natal oleh pelatih Juve Massimiliano Allegri, namun hal yang sama tidak dapat dikatakan perihal Inter.
 
Mancini, yang hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan sejak kembali ke klub menyusul enam tahun absen, masih melakukan eksperimen.
 
Inter harus bangkit dari defisit dua gol pada pertandingan liga terakhirnya untuk dapat bermain imbang 2-2 dengan Lazio, di mana rasa malu di San Siro dapat diminimalisir oleh Mateo Kovacic dan Rodrigo Palacio.
 
Mancini saat ini membangun timnya di sekitar gelandang kreatif Kovacic, namun pemain Kroasia itu mengakui, "Itu akan menjadi pertandingan yang sulit, namun kami tidak sabar untuk itu." "Juve kuat dan mereka memiliki stadion hebat namun kami akan memainkan permainan kami dan mudah-mudahan pulang dengan membawa hasil (bagus)." Hasil buruk bagi Juve akan memberi kesempatan bagi Roma, yang berhadapan dengan Udinese lebih awal pada hari yang sama, untuk menebus dua hasil imbang yang mereka dapatkan pada tiga pertandingan terakhirnya.
 
Kini pasukan Rudi Garcia harus melawat ke Utara dengan menghadapi potensi bahaya Udinese yang dilatih Andrea Stramaccioni, khususnya dengan masalah seputar kondisi fisik bek Mapou Yanga-Mbiwa (flu), kapten Francesco Totti, dan penyerang Mattia Destro.
 
Pertarungan untuk menduduki peringkat ketiga berlanjut dengan perbedaan selisih gol yang memisahkan Lazio, Napoli, dan Sampdoria, dan Genoa, di peringkat keenam, yang hanya tertinggal satu angka.
 
Sampdoria mengunjungi Lazio pada Senin dan pelatih Sinisa Mihajlovic memperingatkan penampilan buruk di Stadion Olimpico seperti yang dialaminya musim lalu.
 
"Musim lalu kami bermain sangat buruk di sana, itu merupakan salah satu penampilan terburuk kami dalam semusim. Kami bahkan tidak mampu mencetak gol ketika kami unggul jumlah pemain," kata Mihajlovic.
 
"Itu merupakan pertandingan penting, sebagaimana kami semua mengoleksi 27 angka. Lazio memiliki tim bagus dan diperkirakan akan naik ke sana, namun kami merupakan tim kejutan." Napoli difavoritkan meraih kemenangan saat mereka melawat ke markas Cesena, meski penyerang Manolo Gabbiadini -- yang diperkirakan akan menyelesaikan transfer senilai 13 juta euronya dari Sampdoria pada Senin setelah melewati tes medis pada Minggu - masih terkena skors.
 
Milan, di peringkat ketujuh namun hanya terpaut dua angka dengan tim peringkat ketiga dan spot terakhir kualifikasi Liga Champions, menjamu Sassuolo.
 
Alessio Cerci dapat melakukan debutnya di San Siro setelah direkrut dari Atletico Madrid, yang mendapatkan Fernando Torres sebagai pemain pinjaman untuk memberi peluang menebus kegagalan di 'Tim Merah-Hitam' dengan menyelamatkan karirnya di klub tempat ia tumbuh sebagai pemain bintang.
 
Jadwal pertandingan (waktu dalam GMT): Senin Lazio vs Sampdoria (19.45) Selasa Udinese vs Roma (11.30), Chievo vs Torino, Empoli vs Verona, Genoa vs Atalanta, Milan vs Sassuolo, Palermo vs Cagliari, Parma vs Fiorentina (semua dimainkan pukul 14.00), Cesena vs Napoli (17.00), Juventus vs Inter (20.00). (AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,