Dana CSR di Jabar Perlu Dievaluasi

Dana CSR di Jabar Perlu Dievaluasi

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jabar Didin Supriadin.(Foto:Net)

Bandung - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jabar Didin Supriadin mengatakan dana dari program "corporate social responsibility " (CSR) perusahaan di Jawa Barat perlu dievaluasi untuk mengetahui tepat sasaran atau tidak manfaatnya bagi masyarakat.
 
     "Kita nanti akan evaluasi berapa besar semuanya, ketika itu digunakan sudah seperti apa," kata Didin kepada wartawan di Bandung, Senin (5/1/2015).
 
     Ia menuturkan, evaluasi itu mengenai besaran dana CSR dari seluruh perusahaan yang disalurkan ke Jabar, kemudian bentuk penggunaannya.
 
     Menurut dia, banyak perusahaan swasta maupun pemerintah di Jabar yang setiap tahun menyalurkan dana CSR-nya.
 
     Namun penyalurannya itu, kata Didin, perlu dievaluasi apakah sudah tepat sasaran atau hanya dirasakan manfaatnya oleh beberapa kelompok masyarakat.
 
     "Jangan sampai penyalurannya di suatu tempat, makanya prinsip keadilan, tepat sasaran harus diperhatikan," katanya.
 
     Ia berharap, Pemerintah Provinsi Jabar bersinergi dengan perusahaan yang menyalurkan dana CSRnya agar tepat sasaran dan dirasakan banyak masyarakat.
 
     "Kami harap bisa lebih sinergi perusaaan dengan pemerintah agar penyaluran dana CSRnya tepat sasaran," katanya.
 
     Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jabar menyampaikan selama kurun waktu tiga tahun atau 2012 hingga 2014, Jabar mendapatkan dana CSR berasal dari 65 perusahaan sampai Rp545 miliar.
 
     Dana itu dimanfaatkan dan dikelola untuk kepentingan seluruh masyarakat Jabar diantaranya untuk agenda program pembangunan daerah seperti membangun Puskesmas, ruang kelas baru dan penanaman pohon. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,