Pelatih Barca dalam Kondisi Kritis

Pelatih Barca dalam Kondisi Kritis

Zubizareta

Madrid - Lima hari pada 2015 merupakan mode krisis bagi Barcelona, ketika dua legenda klub Andoni Zubizareta dan Carles Puyol meninggalkan peran mereka di raksasa Katalan itu menyusul kekalahan mengejutkan 0-1 dari Real Sociedad yang dilatih David Moyes pada akhir pekan.
 
Bahkan, hal-hal yang lebih buruk masih berpeluang hadir di mana rumor-rumor ruang ganti mengatakan bahwa terjadi perselisihan antara pelatih Luis Enrique dan pemain-pemain bintang seperti Lionel Messi dan Gerard Pique yang membuat posisi Enrique berada di bawah ancaman serius seandainya mereka gagal menyingkirkan Elche di Piala Raja pada tengah pekan dan menaklukkan juara bertahan Liga Spanyol Atletico Madrid pada Minggu (11/1/2015).
 
Pemecatan Zubizareta sebagai direktur olahraga klub oleh presiden Josep Maria Bartomeu pada Senin hanya merupakan sedikit kejutan.
 
Bartomeu berjuang untuk mempertahankan mandatnya sampai 2016, dan memerlukan kambing hitam untuk skors transfer satu tahun yang dijatuhkan kepada klub oleh FIFA akibat pelanggaran terharap perekrutan pemain-pemain muda, yang membuat klub tidak bisa menambah kekuatan sampai Januari mendatang.
 
Mengantisipasi skors tersebut, Zubizareta merupakan sosok yang bertanggung jawab saat Barca mengeluarkan hampir 160 juta euro untuk mendatangkan tujuh pemain baru sepanjang musim panas, yang sejauh ini terbukti kurang sukses.
 
Pemain termahal sepanjang sejarah klub, Luis Suarez, hanya mencetak satu gol liga, sedangkan bek bernilai 18 juta euro Thomas Vermaelen belum melakukan debut untuk klub setelah menepi sampai April akibat cedera otot paha belakang.
 
Bagaimanapun, merupakan kejutan ketika mantan kapten Puyol memutuskan untuk menyusul Zubizareta dengan mengundurkan diri.
 
Pria 36 tahun itu menegaskan kepergiannya dari Camp Nou, dengan mengatakan bahwa ia berharap "untuk kedua pihak dapat berkembang secara personal dan profesional sehingga, di masa yang akan datang, saya dapat kembali pulang." Namun, itu merupakan kejutan besar bagi dewan liga yang kehilangan ikon yang begitu dicintai para penggemar, di mana ia memenangi tiga gelar Liga Champions dan enam gelar Liga Spanyol dalam satu dekade terakhir.
 
Dalam periode singkat antara pemecatan Zubizareta dan pengunduran diri Puyol, nama yang terakhir merupakan sosok ideal untuk mengisi peran direktur olahraga di mana ia memiliki waktu setahun untuk mempelajari berbagai hal sebelum terjun ke bursa transfer.
 
Yang terjadi, laporan-laporan di Spanyol mengindikasikan bahwa direktur olahraga Eduardo Macia akan mengisi posisi tersebut.
 
Masalah di level petinggi klub ini berdampak di lapangan, ketika Barca gagal memaksimalkan kekalahan pertama Real Madrid dari 23 pertandingan pada Minggu saat berhadapan dengan Valencia, di mana beberapa jam kemudian mereka menderita kekalahan ketiga di liga musim ini, di mana Enrique membangku cadangkan sebagian besar dari bintang-bintangnya yang bernilai hampir 300 juta euro.
 
Messi merupakan salah satu pemain yang disimpan setelah baru kembali ke Spanyol dari libur Natalnya di Argentina 48 jam sebelum pertandingan.
 
Peraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia sebanyak empat kali itu absen pada sesi latihan terbuka di depan para penggemar klub pada Senin karena diberitakan menderita sakit perut.
 
Bagaimanapun, rumor menyebar ketika pemain Argentina mengikuti akun resmi Chelsea dan dua pemainnya Felipe Luis dan thibaut Courtois di jejaring sosial media Instagram pada malam hari.
 
Menjual Messi, khususnya saat mereka menderita skors transfer, tidak terpikirkan sedikitpun oleh para petinggi klub.
 
Sebaliknya, membuat ia, Neymar, dan Suarez bermain baik dengan konsisten kelihatannya menjadi satu-satunya harapan klub Katalan itu untuk memperbesar peluang mereka meraih trofi pada akhir musim.
 
Seandainya Enrique gagal memberikan jawaban yang tepat ketika Atletico asuhan Diego Simeone mendatangi arena tempat mereka meraih kejayaan musim lalu, ia mungkin akan menjadi korban berikutnya dari permainan "mencari kambing hitam" Bartomeu. (AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,