Calon Kadisdik Jabar Mengerucut 7 Orang

Calon Kadisdik Jabar Mengerucut 7 Orang

ilustrasi. (Net)

Bandung- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat M Solihin mengungkungkan calon Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jabar dari hasil lelang jabatan mengerucut dari 10 menjadi tujuh orang.
 
"Ada dua orang yang terlambat, jadi kita diskualifikasi tidak boleh mengikuti tahap assessmen. Kemudian satu orang mengundurkan diri karena ada persyaratan ada yang tidak dipenuhi," kata M Solihin, di Kota Bandung, Kamis (8/1/2015).
 
Ia mengatakan, proses lelang jabatan Kadisdik Jabar tersebut dilakukan sejak Desember 2014.
 
"Pengumuman lelangnya sama dengan pengumuman lelang untuk BP3Iptek. Tapi proses lelang kadisdik dimulai awal Januari," katanya.
 
Menurut dia, tujuh orang calon tersebut empat diantaranya berasal dari eksternal Pemprov Jawa Barat dan tiga dari internal Pemprov Jawa Barat.
 
"Ketujuh orang ini nanti akan dikerucutkan lagi menjadi tiga orang hingga akhirnya terpilih satu orang," katanya.
 
Calon Kadisdik Jabar dari proses lelang itu, menurut dia, akan diuji oleh tim khusus yang kompetensinya sudah teruji.
 
"Jadi unsur tim tersebut ada dari pemda, perguruan tinggi, masyarakat dan institusi terkait. Mereka itu diakui kredibelitasnya dan kepakarannya," katanya.
 
Sementara itu, untuk landasan hukum diadakannya lelang jabat Kadisdik Jawa Barat tersebut, lanjut dia, adalah UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan saat ini tidak ada eselon ring.
 
"Jadi jabatan yang dilelang itu pimpinan tinggi, baik pratama dan madya Di kita madya cuma satu yakni sekda. Pratama kepala OPD dan kepala biro," katanya.
 
Selain itu, lanjut dia, ada juga Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang mengatur hal tersebut.
 
"Jadi kita harus taat azas, manakala UU-nya sudah ada, walaupun PP-nya belum ada, tapi permennya sudah ada. Jadi harus mengikuti aturan tersebut," katanya. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,