Polda Jabar Gelar Pendampingan Korban Banjir

Polda Jabar Gelar Pendampingan Korban Banjir

ilustrasi. (Net)

Bandung - Polda Jabar menggelar pendampingan bagi warga korban banjir di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, sekaligus melakukan kerja bakti di lokasi banjir terparah di daerah itu, Kamis (8/1/2015).
 
"Jumlah warga di daerah banjir ini mencapai ribuan, dan banjir di sini rutin sehingga untuk penanganannya perlu ada pendampingan, termasuk dari jajaran Polri," kata Wakapolda Jabar Brigjen M Taufik di sela-sela bakti sosial Polda Jabar di kawasan banjir Kabupaten Bandung.
 
Ia menyebutkan warga korban banjir tidak bisa ditinggalkan pascabanjir surut namun perlu dilakukan pendampingan mengatasi masalah pascabanjir.
 
Wakapolda menyebutkan perlu ada prosedur tetap menangani banjir di kawasan itu yang tidak hanya datang sekali tapi berkali-kali pada setiap musim penghujan.
 
"Banjir pasti datang lagi, warga harus siap juga tim terpadu harus disiapkan. Termasuk Polri juga melakukan pendampingan," kata Wakapolda.
 
Salah satu bentuk pendampingan adalah bakti sosial pengobatan massal yang dipusatkan di halaman Mapolsek Baleendah Kabupaten Bandung. Sekitar seribu warga di lokasi banjir mendapat pengobatan gratis yang dilakukan oleh tim medis dari Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Jabar dan Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih.
 
Pengobatan dilakukan untuk dokter umum dan kesehatan gigi. Warga rela mengantri untuk mendapatkan kesempatan memeriksakan kesehatannya. Selain itu warga korban banjir juga mendapat paket kebutuhan pokok dari Polda Jabar.
 
Sementara itu Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol dr Pramudjoko menyebutkan pihaknya mengerahkan sebagian besar dokter dan paramedisnya pada kegiatan itu.
 
"Sebagian besar mereka mengalami flu, batuk dan gangguan pernafasan hingga pemeriksaan tensi darah. Kami juga siapkan pelayanan kesehatan gigi, meski peminatnya sedikit," kata Pramudjoko.
 
Ia juga menyebutkan pihaknya memasok obat-obatan yang dibutuhkan oleh masyarakat di kawasan itu.
 
"Warga di lokasi bencana mengalami gangguan kesehatan dan secara psikologis mereka tertekan sehingga daya tahan tubuh mereka cepat turun," kata Pramudjoko.
 
Selain itu juga dilakukan terapi phobia atau ketakutan terhadap sesuatu obyek hingga terapi untuk melepaskan kebiasaan merokok.
 
Sementara di lokasi banjir Kampung Cieunteung Keluarahan Andir Kecamatan Baleendah, sejumlah personil Polri dikerahkan untuk ikut membantu membersihkan jalan dan gang-gang ke pemukiman penduduk yang masih berlumpur.
 
Kegiatan kerja bakti itu digelar bersama warga masyarakat di lokasi Cieunteung yang merupakan kawasan banjir terparah di kawasan itu.
 
Banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung berlangsung hampir dua pekan pada minggu ketiga Desember 2014. Akibat banjir itu sebanyak 36 ribu rumah terendam dan 14.600-an jiwa harus mengungsi. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,