Truk Penabrak Motor Dibakar Massa

Truk Penabrak Motor Dibakar Massa

ilustrasi. (Net)

Jember- Sebuah truk pengangkut cabai yang menabrak seorang pengendara motor bernama Muhammad Munir (17), warga Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, hingga tewas dibakar warga setempat.

Warga setempat yang melihat kejadian itu, Muhammad, Kamis (8/1/2015), mengatakan truk pengangkut cabai melaju dengan kecepatan tinggi dan melihat ada percikan api yang bersumber dari sepeda motor.

"Di belakang truk banyak warga yang mengejar dan setelah truk berhenti, langsung dibakar beramai-ramai oleh warga," tuturnya.

Korban tabrak lari yang juga pengendara motor tewas di lokasi kejadian, sedangkan truk pengangkut cabai yang dikemudikan Pundi Sukarno Akbar dibakar massa.

"Truk berhenti karena dihadang polisi dan warga yang emosi langsung membakar truk, meskipun sempat dihalang-halangi polisi, warga terus meluapkan emosinya dengan membakar truk cabai itu," paparnya.

Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif membenarkan adanya insiden tersebut dan sopir truk pengangkut cabai diamankan di Mapolres Jember untuk dimintai pertanggujawaban dan bangkai truk dibawa ke Polsek Mayang.

"Berdasarkan keterangan para saksi, kejadian bermula saat truk melaju dari arah Banyuwangi menuju Jember. Saat di lokasi kejadian, truk berusaha mendahului kendaraan Toyota Avanza, namun dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vega dan kecelakaan tidak dapat dihindarkan," tuturnya.

Setelah kecelakaan terjadi, sopir truk terus melaju ke arah barat dan warga yang melihat kejadian itu langsung mengejarnya hingga berhasil menahan truk di Kecamatan Mayang.

"Truk dibawa warga ke lapangan dan mereka membakarnya secara spontan, tanpa ada komando dari siapapun," ucap mantan Kapolres Bondowoso itu.

Korban yang meninggal dibawa ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) terdekat untuk dimintakan visum dan menunggu keluarga korban.

"Sopir truk yang merupakan warga Banyuwangi langsung diamankan di Mapolres Jember karena dikhawatirkan warga masih emosi dan yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

Saat bersamaan dengan peristiwa pembakaran truk pengangkut cabai, tabrakan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, pada Rabu (7/1) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut, namun mobil kepala desa Sumber Kejayan dan Kepala Desa Sempolan, serta mobil polisi ringsek akibat ditabrak truk fuso. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:kerusuhan,