Menhub Akui Kemenhub Banyak Kelemahan

Menhub Akui Kemenhub Banyak Kelemahan

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.(Foto:Net)

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui izin rute penerbangan AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura menyalahi prosedur, lantaran ada oknum internal yang 'bermain'. Menurut Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kementerian yang dipimpinnya selama dua bulan terkahir ini tidak bersalah, tapi yang bersalah oknum di internal Kemenhub.

"Kementeriannya itu enggak salah, yang salah itu oknumnya," ujar Jonan saat jumpa pers, di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2015).

Jonan yang juga mantan Direktur KAI itu mengakui, ada kelemahan dalam pengawasan. Oleh karena itu, dirinya yang telah diinstruksikan oleh presiden Jokowi melakukan pembenahan manajemen angkutan udara secara keseluruhan. "Kalau kita tidak mengakui kelemahan-kelemahan kita, kita tidak akan membenahi ini," katanya.

Seperti diketahui, Kemenhub melakukan audit terhadap izin penerbangan maskapai di Indonesia, berangkat dari hasil audit itu, hasilnya ada lima maskapai penerbangan yang melanggar izin rute terbang. Dari hasil audit  tercatat ada 61 penerbangan atau rute yang melanggar izin.

"Berdasarkan audit diperoleh data, ada 61 penerbangan dan rute dari lima maskapai melanggar perizinan yang ditetapkan. Pertama Garuda Indonesia ada 4 pelanggaran izin, Lion Air ada 35 pelanggaran, Wings Air ada 18, Trans Nusa 1 pelanggaran, dan Susi Air 3 penerbangan," tegas Jonan.

Jonan menjelaskan, maskapai yang mendapatkan sanksi agar segera mengurus izin penerbangan. "Maskapai penerbangan bisa langsung mengajukan izin dengan persyaratan yang lengkap. Mengajukan sore ini langsung diproses, asal izinnya lengkap," aku mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia itu. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:kecelakaan,