Penjahat pun Mengamen di Bus

Penjahat pun Mengamen di Bus

Ilustrasi Foto : Net.

Lubuklinggau - Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan, memproses Heri (26) seorang penjahat berkedok pengamen di salah satu bus antarkota antarprovinsi di daerah itu yang telah babak-belur dikeroyok penumpang.

Pelaku awalnya berkedok seorang pengamen, naik bus Nomor Polisi E 7832 KA pada Jumat (9/1/2015) sekitar pukul 12.00 WIB dengan tujuan Medan-Pulau Jawa, kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Kasat Reskrim AKP Karimun Jaya, Minggu (11/1/2015).

Ia mengatakan, setelah tersangka berpraktik sebagai pengamen dalam bus itu, tak satupun penumpang memberikan bantuan, maka niat jahatnya bereaksi mengancam salah seorang penumpang dalam kamar Smoking Area.

Saat itu, kebetulan penumpang asal Jawa Barat Eep melakukan perlawanan, tersangka kembali ke arah sopir mengambil sebuah pisau dan kembali mengancam korban.

Dalam kamar terdengar suara benturan keras dan sopir bus Agus (47) memberhentikan bus persis di lampu merah dekat pos polisi simpang RCA Kota Lubuklinggau.

Melihat situasi menegangkan belaan penumpang ikut mengeroyok penjahat itu hingga babak belur, untung saja ada petugas polisi bergerak cepat mengamankan tersangka.

Akibat ulah warga Kota Lubuklunggau itu, perjalanan bus menuju pulau Jawa terhambat karena polisi harus memeriksa saksi dan korban aksi kejahatan tersebut.

"Setelah memeriksa beberapa saksi, maka bus itu dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan dan tersangka masih di proses," katanya.

Salah seorang warga mengatakan penjahat berkedok pengamen itu setiap hari mangkal di lokasi pemberhentian bus antar antara provinsi, bisanya mereka ada rombongan dan kali itu nekat sendirian.

Korban bandit itu biasanya penumpang bus malam, karena saat berhenti di Kota Lubuklinggau sebagaian besar penumpang tengah lelap tidur.

Namun kali itu tiba sialnya kawanan penjahat sering meresahkan warga setempat, dikeroyok penumpang hingga babak belur, ujarnya. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:kriminal,