Kabuyutan Cipageran Replika Perdesaan Sunda

Kabuyutan Cipageran Replika Perdesaan Sunda

Kabuyutan Cipageran Replika Perdesaan Sunda.(Foto:Dadan)

Cimahi- Diresmikan empat tahun silam, Kabuyutan Cipageran telah menjadi salah satu suaka budaya yang ada di Kota Cimahi. Di atas lahan seluas empat hektare, Kabuyutan Cipageran menjadi replika perdesaan Sunda yang dulu pernah ada di Cimahi.

Bertujuan untuk melestarikan budaya dan nilai-nilai tradisi kasundaan, Kabuyutan Cipageran sering menjadi tuan rumah acara-acara kebudayaan. Seperti dikatakan Oman, salah satu sesepuh Kabuyutan Cipageran. ”Pada dasarnya arti dari kabuyutan  adalah sebuah wadah untuk pengembangan seni dan budaya Sunda. Karena itu Kabuyutan Cipageran juga sama, yaitu tempat untuk menggali dan mengembangkan kebudayaan Sunda, “ paparnya,  di Kabuyutan Cipageran, Jalan Kol. Masturi, KM 3, Cimahi, Rabu (14/1/2015).

Selaku pengelola dan sesepuh, Oman mengatakan, perhatian pemerintah masih kurang, “Sejak berdiri tahun 2011 lalu, perkembangan seni budaya di Kabuyutan Cipageran cukup pesat, namun dalam kemajuan ini perhatian pemerintah masih kurang,” imbuhnya.

“Tidak usah muluk-muluk, saya hanya ingin mengembangkan seni budaya Tatar Sunda, sebagai aset budaya untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” pungkas Oman. (AY)

.

Categories:Wisata,
Tags:wisata,