Pemprov Berikan Waktu pada Pemilik Rumah di KBU

Pemprov Berikan Waktu pada Pemilik Rumah di KBU

Bangunan liar. (Foto:Net)

Bandung - Pemprov Jabar kembali memberikan waktu kepada para penghuni tanah negara tak berizin, untuk segera membongkar bangunannya sendiri.Seperti diketahui, sejumlah bangunan ilegal di Kawasan Bandung Utara (KBU) gagal dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Pasalnya pemilik bangunan mengajukan permohonan untuk tidak dibongkar paksa dengan kendaraan alat berat. Pemilik berjanji akan  membongkar sendiri rumah mereka yang ada di kawasan tersebut. "Hampir semua pemilik bangunan liar memohon kepada kita agar bangunannya tidak dirobohkan dengan alat berat, mereka akan membongkarnya sendiri, " ujar Kepala Satpol PP Jabar Udjuwalaprana Sigit,  Jumat (26/09/2014).

Sigit juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah memberikan surat peringatan beberapa kali hingga saat ini dan tidak digubris. Akhirnya Satpol PP  memutuskan melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di lahan negara tersebut.Sampai  saat ini, lanjutnya anggota Satpol PP telah mendatangi 37 bangunan di kawasan Pagerwangi, Kabupaten Bandung Barat.

Meski menurut peraturan  warga di kawasan itu melanggar aturan Perda,  namun  pemerintah akhirnya memberikan kesempatan kembali bagi mereka untuk membongkar bangunannya sendiri. "Kami sebagai aparat pemerintah juga punya hati nurani, masa mereka memohon tetap kita bongkar," ungkapnya.

Pemprov memberikan batas waktu pembongkaran bangunan liar di lahan negara tersebut selama 10 hari atau satu bulan. Jika belum dibongkar juga selama batas waktu yang diberikan, maka bangunan tersebut akan dibongkar paksa. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,