Unpad Dorong Peneliti Cermati Pasar

Unpad Dorong Peneliti Cermati Pasar

Kampus Universitas Padjadjaran.(Foto:Net)

Bandung - Universitas Padjadjaran (Unpad) mendorong peneliti di perguruan tinggi itu untuk mencermati kebutuhan pasar terhadap teknologi terapan yang dibutuhkan masyarakat, kata Yayat Sukayat dari Pusat Perkembangan Kuliah Kerja Nyata (Pusbang KKN) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unpad di Bandung, Kamis (15/1/2015).

"Kemajuan penelitian didorong pula oleh keingintahuan dosen maupun mahasiswa peneliti terhadap pasar," kata Yayat Sukayat.

Yayat menyebutkan, untuk menjalankan Tri Dharma dosen, penelitian seperti yang dilakukan di Balai Pengembangan Pertanian Jelekong sekaligus diabdikan pada masyarakat pertanian dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sana.

Teknologi terapan dan hasil penelitian yang dilakukan di kampus juga dibawa dan diterapkan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masyarakat. Masyarakat berhak untuk mendapatkan hasil penelitian dan teknologi terapan yang dihasilkan peneliti di perguruan tinggi.

Perkembangan penelitian teknologi terapan di bidang teknik dan pertanian menurut dia terus menunjukkan kemajuan.

 Selain penilaian kerja dosen, penelitian semacam ini sudah dilirik dosen yang dulu masih di laboratorium sekarang di lapangan, mereka tertarik untuk mengaplikasikannya di masyarakat sebagai pengabdian," katanya.

Selain itu, kebutuhan dari masyarakat tentang pertanian menjadi kajian perguruan tinggi untuk bisa mengembangkan teknik pertanian , kata lelaki kelahiran Tasikmalaya itu.

Menurut dia Unpad memfasilitasi anggaan penelitian apra dosen, bahkan hingga miliaran rupiah. Selain itu juga bantuan juga dari Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi Negeri (PUPTN) Dikti.

Yayat berharap penelitian di bidang teknologi terapan khususnya pertanian bisa menjalin jejaring kerja sama dengan para pengguna hasil penelitian itu.

"Perguruan tinggi terbuka untuk menjalin jejaring kerja sama penelitian dengan pihak ketiga, dan itu sudah dilakukan," katanya menambahkan. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:pendidikan,