Atletico Singkirkan Juara Bertahan Madrid

Atletico Singkirkan Juara Bertahan Madrid

Atletico Madrid Singkirkan Juara Bertahan Madrid.(Foto:Net)

Madrid - Fernando Torres mencetak gol-gol pertamanya untuk Atletico Madrid dalam delapan tahun, ketika sang juara bertahan Liga Spanyol itu menyingkirkan juara bertahan Piala Raja Real Madrid dengan kemenangan agregat 4-2 setelah bermain imbang 2-2 di Santiago Bernabeu pada Jumat (16/1/2015) WIB.
 
Dengan mengantungi keunggulan 2-0 dari pertandingan pertama pekan lalu, Torres mengejutkan tuan rumah pada menit pertama, ketika ia meneruskan operan Antoine Griezmann untuk memberikan gol tandang yang vital bagi Atletico.
 
Sergio Ramos sempat menyamakan kedudukan untuk Real, namun Griezmann dan Torres mengulangi trik yang sama pada awal babak kedua untuk merestorasi keunggulan Atletico.
 
Masih segar dari memenangi Ballon d'Or ketiga sepanjang karirnya, Cristiano Ronaldo memastikan tuan rumah setidaknya mendapatkan hasil imbang pada malam itu, namun mereka kini tercatat telah gagal mengalahkan Atletico pada lima pertemuan musim ini.
 
Atletico kemungkinan besar akan bertemu Barcelona di delapan besar, yang melawat ke Elche pada Kamis malam dengan berbekal kemenangan 5-0 dari pertandingan pertama.
 
Torres dapat tampil sebagai pemain inti karena Mario Mandzukic sakit sehari sebelum pertandingan, namun sejauh ini ia memberikan dampak terbesarnya sejak kembali ke ibukota Spanyol.
 
"Saya sangat gembira. Ini merupakan pertandingan yang kami harus merasa nyaman karena hasil pada pertandingan pertama, dan gol cepat membuat kami dapat memainkan permainan yang kami inginkan," tutur Torres kepada Canal Plus.
 
"Pertandingan ini tidak pernah berada dalam keadaan bahaya. Kami tidak harus berkeringat dingin." Ronaldo memamerkan Ballon d'Or di depan para penonton yang memenuhi Bernabeu sebelum pertandingan dimulai.
 
Bagaimanapun, hanya diperlukan waktu 46 detik bagi Atletico untuk membungkam para penggemar tuan rumah, ketika Griezmann merangsek dari kiri dan menyodorkan umpan kepada Torres untuk mencetak gol pertamanya bagi Atletico sejak Mei 2007.
 
Real kemudian menggempur gawang Atletico untuk mencari empat gol yang mereka perlukan untuk dapat melaju ke delapan besar.
 
Gareth Bale melihat sundulannya dapat ditahan Jan Oblak, sementara itu kiper Slovenia tersebut juga mampu mencegah Ronaldo memaksimalkan umpan Karim Benzema beberapa saat kemudian.
 
Bagaimanapun, kiper pilihan kedua Atletico itu melakukan kesalahan ketika tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-20, ketika ia berada dalam posisi yang keliru untuk mengantisipasi tendangan bebas Toni Kroos dan Ramos dengan mudah menanduk bola ke gawang yang kosong.
 
Mario Suarez melakukan penyelamatan penting di depan gawangnya untuk mencegah Ronaldo membawa Real unggul, dan Oblak mampu mengantisipasi upaya Marcelo ketika tim tamu mampu bertahan sampai turun minum.
 
Dan secara menakjubkan Atletico kembali mencetak gol saat babak kedua baru bergulir satu menit melalui cara yang serupa, ketika Ramos memberikan bola kepada Griezmann, yang memberi umpan kepada Torres dan ia bergerak memotong melewati Pepe untuk mencetak gol keduanya malam itu.
 
Mantan penyerang Liverpool dan Chelsea itu bahkan berpeluang mengukir trigol beberapa saat kemudian ketika ia mampu mengecoh Ramos di dalam kotak penalti, namun Griezmann mengambil bola liar dari rekan setimnya itu dan melepaskan tembakan melebar.
 
Ronaldo merestorasi keseimbangan di malam itu untuk pasukan Carlo Ancelotti ketika ia menyundul umpan silang dari Bale sembilan menit setelah turun minum.
 
Torres, yang melakukan debutnya untuk Atletico sebagai pemain pinjaman setelah kembali ke klub masa kecilnya itu di mana ia total mencetak 82 gol antara 2001 sampai 2007 pada bulan ini, kemudian ditarik keluar oleh Diego Simeone, di mana Arda Turan bergabung dengan Griezmann di sektor serangan.
 
Perubahan itu menumpulkan opsi-opsi serangan Atletico, namun membuat tim tamu menikmati lebih banyak penguasaan bola ketika mereka dengan tenang melewati 30 menit akhir permainan.
 
Benzema memiliki satu peluang terakhir untuk memberi kemenangan pada timnya, namun sepakan voli dari jarak dekatnya masih melambung untuk memastikan catatan tidak pernah menang Real dari pasukan Diego Simeone terus berlanjut. (AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,