Gubernur Resmikan RS Internasional

Gubernur Resmikan RS Internasional

Gubernur Ahmad Heryawan saat memotong pita tanda peresmian rumah sakit internasional di Kopo. (Foto : ADE)

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meresmikan salah satu rumah sakit internasional di kawasan Jl. Kopo, Kota Bandung. Bertitel rumah sakit bertaraf internasional, rumah sakit ini hadir di atas lahan seluas 1,7 Ha dengan 1 tower berlantai untuk pelayanan kesehatan masyarakat berkelas mewah, dan 1 tower untuk pelayanan kesehatan peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).
 
Menurut Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, hadirnya rumah sakit baru bertaraf internasional di Kota Bandung menambah jumlah rumah sakit yang ada, mengingat saat ini Provinsi Jawa Barat masih kekurangan rumah sakit karena perbandingannya tidak seimbang dengan jumlah penduduk Jawa Barat.
 
“Jumlah penduduk Jawa Barat saat ini mencapai 45 juta jiwa, jadi fasilitas rumah sakit di setiap kota/kabupaten juga harus terus ditambah jumlahnya. Apalagi saat ini pemerintah sedang menjalankan program BPJS Kesehatan yang harus didukung oleh rumah sakit yang memadai dan banyak jumlahnya,” ucap Ahmad Heryawan usai peluncuran Rumah Sakit Internasional di Jl. Kopo, Kota Bandung, Sabtu (17/01/2015).
 
Ahmad Heryawan menambahkan, ke depan diharapkan akan dibangun 4 sampai 5 rumah sakit bertaraf internasional agar masyarakat Jawa Barat tidak perlu jauh-jauh berobat ke Singapura.
 
“Di Jawa Barat saja sudah ada rumah sakit berkelas internasional layaknya rumah sakit di Singapura, jadi warga Jawa Barat yang berlebih uang tidak perlu berobat ke luar negeri,” tambahnya.
 
Penduduk Jawa Barat setiap tahun bertambah, maka keberadaan rumah sakit itu harus terus bertambah.
 
“Setiap warga Jawa Barat dalam setiap tahun melahirkan sekitar 750 ribu jiwa, jadi ini perlu ditambah rumah sakitnya baik rumah sakit ibu dan anak atau rumah sakit umum yang berkelas internasional,” cetus Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan.
 
Rumah sakit di Jawa Barat diharapkan bisa tumbuh berkembang di setiap kota/kabupaten, populasi penduduk Jawa Barat harus diimbangi dengan jumlah rumah sakit dan pelayanan medis yang seimbang pula.
 
Selain dihadiri Gubernurr, peresmian rumah sakit bertaraf internasional ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Alma Lucyati, Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf, dan anggota Komisi X, Popong Otje Djundjunan.
 
Peresmian atau grand opening rumah sakit dilakukan dengan pemotongan pita, dan penandatanganan prasasti. (AY)

 

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,