Delapan Pengajuan Penangguhan UMK 2015 Ditolak

Delapan Pengajuan Penangguhan UMK 2015 Ditolak

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat menyatakan sebanyak delapan perusahaan di Jawa Barat yang mengajukan penangguhan UMK 2015 ditolak.
 
"Tahun ini ada 190 perusahaan yang mengajukan penangguhan UMK. Sebanyak 174 penangguhan dikabulkan, dan delapan lainnya ditolak dan delapan lagi mencabut," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Hening Widiatmoko di Gedung Sate Bandung, Selasa (20/1/2015).
 
Ia mengatakan, untuk delapan perusahaan yang mencabut penangguhan UMK dikarenakan tidak memiliki hasil audit dari akuntan publik.
 
"Kemudian tidak punya serikat pekerja, karena cuma 17 karyawan misalnya. Jadi kami bilang mau diteruskan dengan resiko ditolak atau dicabut saja dan mereka menyadari," ujarnya.
 
Menurut dia, delapan perusahaan yang ditolak ini di antaranya karena ada ketidaksepakatan para buruh, seperti salah satu perusahaan di Karawang, perusahaannya sudah berani membayar Rp3.230.000 tapi buruh mintanya Rp3,4 juta.
 
"Jadi sebenarnya ada upaya dari perusahaan untuk menaikkan," katanya.
 
Ia mencontohkan di Kabupaten Purwakarta, sebuah perusahaan padat karya yang mengajukan penangguhan tapi masih menggunakan mekanisme yang lebih baik.
 
"Upah tahun kemarin Rp1,8 juta, kemudian mereka minta Rp1,9 juta. Sesuai aturan, perusahaan diizinkan untuk memberikan upah sama dengan upah tahun lalu. Kalau sama tidak apa-apa, inia ada keinginan naik dari tahun lalu," katanya.
 
Ia mengatakan mayoritas perusahaan yang mengajukan penangguhan ini adalah perusahaan padat karya dan dengan wilayah yang terbanyak mengajukan penangguhan ada di Kabupaten Bogor.
 
Lebih lanjut ia mengatakan berdasarkan data ada 65 perusahaan dari Kabupaten Bogor yang mengajukan penangguhan dan dari jumlah tersebut ada 61 dikabulkan, tiga perusahaan ditolak.
 
"Dan satu mencabut. Mayoritas adalah padat karya, karena 60 persen biaya produksinya untuk membayar buruh," katanya.(AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,