Gol Indah Sterling Rusak Rekor Chelsea

Gol Indah Sterling Rusak Rekor Chelsea

Gol indah Raheem Sterling pada babak kedua membuat Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Chelsea.(Foto:Net)

Liverpool - Gol indah Raheem Sterling pada babak kedua membuat Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Chelsea pada pertandingan pertama semifinal Piala Liga Inggris mereka, yang dimainkan di Anfield pada Rabu (21/1/2015) WIB. Dengan Chelsea yang unggul melalui penalti Eden Hazard pada menit ke-18, Si Merah kemudian menyamakan kedudukan melalui Sterling pada menit ke-59. Gol itu, yang merupakan gol ketujuh Sterling musim ini, merupakan demonstrasi kemampuan brilian penyerang Inggris berusia 20 tahun itu dan menjadi penghargaan untuk penampilan penuh komitmen dari pasukan Brendan Rodgers.

Gol itu juga mencegah pemuncak klasemen Liga Utama Inggris Chelsea untuk mencatatkan kemenangan beruntun ketiga di Anfield, di mana mereka merusak harapan Liverpool meraih gelar pada musim lalu. Liverpool terlihat ingin menebus kekecewaan itu, di mana mereka sekarang hanya kalah satu kali dari 15 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Namun gol tandang Chelsea berarti bahwa Jose Mourinho -- yang bertekad memenangi trofi ini untuk ketiga kalinya -- akan mengantungi keunggulan menjelang pertandingan kedua yang dimainkan pekan depan. Sang pemenang akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur atau tim strata ketiga Sheffield United pada final utama Inggris di musim ini pada 1 Maret.

Sesuai prediksi, permohonan Mourinho kepada para penggemar Chelsea untuk tidak menyanyikan lagu mereka mengenai jatuhnya Steven Gerrard tidak dipatuhi, di mana para penggemar tim tamu dengan cepat mengingatkan terpelesetnya sang kapten Liverpool saat klub London itu menang 2-0 di Anfield pada April silam. Can membuat timnya dihukum penalti Namun Gerrard nyaris membungkam mereka pada menit ke-16, saat ia melepaskan tembakan dari jarak 29 meter yang masih dapat ditepis Thibaut Courtois untuk mengarah ke atas mistar gawang. Liverpool terus menekan untuk memicu semangat para penonton, namun dalam waktu dua menit, tuan rumah justru tertinggal. Setelah Cesc Fabregas melewatinya, Emre Can merentangkan kaki, dan Hazard terjatuh karenanya.

Wasit Martin Atkinson menunjuk titik putih dan Hazard mengecoh rekan setimnya di timnas Belgia Simon Mignolet. Itu merupakan pendahulu untuk sejumlah permainan keras di lini tengah, namun Liverpool awalnya tidak mampu untuk bisa mendapat hadiah penalti serupa seperti yang diterima Chelsea. Bola terlihat mengenai lengan penyerang Diego Costa setelah ia terjatuh di kotak penalti Chelsea menjelang babak pertama usai, namun permintaan tuan rumah terhadap penalti diabaikan wasit. Chelsea terus mendapat tekanan pada awal babak kedua, Gary Cahill memblok upaya Sterling, namun pada menit ke-60 Liverpool mampu menyamakan kedudukan lewat gol berkualitas menawan.

Mendapat operan dari Jordan Henderson dengan posisi punggungnya menghadap gawang dari jarak 39 meter, Sterling mengecoh Nemanja Matic dan kemudian melewati Cahill sebelum mencetak gol dengan kaki kirinya. Semangat Liverpool terbakar dan gol kedua terlihat akan segera hadir, di mana Gerrard melepaskan tembakan kaki kiri yang membentur tiang gawang dan Courtois menahan upaya Philippe Coutinho. Gerrard digantikan Adam Lallana saat pertandingan tinggal menyisakan 20 menit, namun tim tuan rumah terus meneror gawang Courtois dengan sejumlah tembakan, yang memaksa kiper Belgia itu menahan upaya-upaya dari Henderson, Sterling, dan Lallana.(AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,