Ketua KSN, Pertanyakan Soal Pengangkatan Jabatan

Ketua KSN, Pertanyakan Soal Pengangkatan Jabatan

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) saat jumpa pers di Gedung Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi.(Foto:Dudung)

Jakarta-Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) meminta penjelasan beberapa pejabat berwenang dari Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Koordinator Bidang perekonomian (Kemenko Perekonomian), Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tentang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di institusi tersebut.

"KSN bertugas mengawasi setiap tahapan proses. Pengisian JPT, sesuai pasal 32, UU NO 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara," ucap Sofian Effendi, Ketua KSN, Rabu (21/1) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Pernyataan Sofian Effendi tersebut terkait  proses pengangkatam jabatan yang selalu diwarnai kepentingan kelompok politik.

"Di negara kita  selama ini terlalu banyak diintervesni politik. Akhirnya birokrasi kita tertinggal oleh Malaysia, apalagi oleh Singapura," jelas Sofian Effendi.

Karenanya KSN sebagai wasit akan mengawasi pelaksanaan seleksi terbuka dalam pengisian- pengisian JPT Utama dan JPT madya pada instansi pusat dan pengisin JPT madya dan Pratama pada institusi daerah. Dan KSN melaporkan hasil pengawasan pada Presiden," terang Ketua KSN ini.

Sejak terbitnya UU ASN dan Permenpen. 13/2014, menurutnya masih banyak pengisian JPT yang belum menggunakan seleksi terbuka.

"Seleksi terbuka dimaksudkan menghindari praktek kolusi dan nepotisme, bagian penting dan reformasi birokrasi. Seleksi terbuka diharapkan dapat diisi oleh orang terbaik dalam pengsian jabatan," tandas Sofian Effendi. (Ode)**

.

Categories:Nasional,
Tags:politik,