Menag Kecewa Bus Shalawat Melanggar Kontrak

Menag Kecewa Bus Shalawat Melanggar Kontrak

Menag Kecewa Bus Shalawat Melanggar Kontrak. (Foto: Net)

Mekah - Menteri Agama yang juga bertindak sebagai Amirul haj jemaah haji asal Indonesia, Lukman Hakim Syaifuddin mengaku kecewa terhadap layanan yang diberikan sejumlah penyedia bus Shalawat tersebut yang dinilainya telah melanggar kontrak.‎

Terhadap bus yang terbukti memberikan pelayanan di luar kontrak tersebut, Lukman menegaskan tidak segan-segan akan mengenakan sanksi terhadap para penyedia bus transportasi jamaah haji itu.Menurut Menag, ada beberapa hal yang dinilainya tidak sesuai kontrak. Misalnya seharusnya perusahaan bus tersebut menyediakan 20 bus, namun yang terealisasi hanya 12 unit. Alasannya macam-macam, seperti pendingin udara rusak, dan sebagainya.Seperti diketahui, berdasarkan pantauan tim Irjen Kemenag RI di Mekah, pada tanggal 22 September, terdapat jumlah bus yang beroperasi tidak sesuai rencana. Seperti di wilayah Maabdah, dari rencana 8 unit terealisasi 3 unit (37,5 %). Syisyah, dari rencana 18 unit terealisasi 4 unit (22,2%). Bakhutmah, dari rencana 24 unit terealisasi 5 unit (20,8%). Raudhah, dari rencana 16 unit beroperasi 11 unit (68.8%), dan Utaibiyah dari rencana 9 unit terealisasi 5 unit (55,5%). (AY)

.

Categories:Nasional,