Stok Gas Elpiji 3 kg Kritis di Bandung

Stok Gas Elpiji 3 kg Kritis di Bandung

Stok Gas Elpiji 3 kg Kritis di Bandung

Bandung - Sejak beberapa hari terakhir ini persediaan tabung gas elpiji isi 3 kg  di Bandung dalam kondisi kritis. Beberapa pedagang mengaku cukup kesulitan untuk bisa menyediakan barang dagangan yang satu ini, mengingat pasokan dari para agen ataupun distributor jumlahnya sangat terbatas.
 
Konsisi tersebut jelas sangat menyulitkan bagi masyarakat yang membutuhkannya, termasuk para pedagang dan rumah makan yang sudah tidak memiliki lagi stok tabung gas elpiji di tempatnya. "Saya sudah mencari ke warung ataupun toko yang biasa menyediakan stok elpiji 3 kg, tetapi tidak berhasil ditemui," kata Ujang Jamhur, salah seorang warga di kawasan Jln. Kiaracondong Kota Bandung kepada CikalNews, Minggu (28/9/2014).
 
Sementara itu Saputra, salah seorang pemilik toko di Cijerah, Kota Bandung mengemukakan hal yang sama. Menurutnya, sudah tiga hingga empat hari ini pihaknya tidak mendapatkan pasokan gas elpiji isi 3 kg baik dari agen atau distributor yang rutin memasoknya. "Kemarin saja saya membeli dari pedagang lain untuk bisa menyediakan barang dagang tersebut di toko. Namun harganya tentu sudah tinggi, sehingga saya pun menjualnya ke masyarakat dengan harga sedikit lebih tinggi," keluhnya.
 
Belum diketahui, entah sampai kapan kurangnya pasokan gas elpiji isi 3 kg tersebut ke para pedagang. Yang jelas, semakin banyak jumlah masyarakat yang membutuhkannya. "Kasihan masyarakat karena kalaupun saya bisa menyediakan gas 3 kg tersebut dijual dengan harga lebih tingggi dari biasanya," kata Uloh, pedagang lainnya di Moh. Toha Bandung tanpa menyebutkan berapa harga yang dipatoknya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,