Beranda Sepak Bola Pemain Pinjaman Man Utd Pimpin Aston Villa ke Babak 16 Besar Liga...

Pemain Pinjaman Man Utd Pimpin Aston Villa ke Babak 16 Besar Liga Europa

65
0

JAKARTA – Aston Villa lolos ke babak 16 besar Liga Europa secara otomatis setelah mengalahkan Fenerbahce 1-0 dalam pertandingan di Stadion Fenerbahce Sukru Saracoglu Spor Kompleksi, Istanbul, Jumat, 23 Januari 2026 WIB. Satu-satunya gol Villa dicetak oleh Jadon Sancho, pemain pinjaman dari Manchester United.

Villa harus berjuang sebelum mengalahkan Fenerbahce. Dalam pertandingan itu, Sancho berhasil membuka kebuntuan ketika sundulannya masuk ke gawang Fenerbahce yang dijaga oleh mantan kiper Manchester City, Ederson, pada menit ke-25.

Setelah unggul 1-0, Villa sebenarnya memiliki kesempatan untuk menambah gol. Hanya saja percobaan Matty Cash masih mengenai tiang gawang di babak kedua. Selanjutnya, kiper Villa Marco Bizot yang berdiri di bawah mistar gawang menggantikan Emiliano Martinez melakukan sejumlah penyelamatan brilian untuk mempertahankan keunggulan.

“Saya senang dengan gol pertama saya untuk Aston Villa. Lebih penting lagi, gol tersebut membuat kami menang,” kata Sancho seperti dilansir oleh france24.

“Jujur, saya tahu saya bisa melakukan lebih [untuk Villa],” ujar Sancho, yang tak ragu untuk memuji manajer Unai Emery yang memberinya kesempatan untuk bermain.

“Sangat bagus ketika manajer sepenuhnya mendukung Anda dan percaya pada Anda. Ketika saya mendapat kesempatan, saya mencoba tampil 100% dan berharap bisa mencetak lebih banyak gol,” imbuhnya.

Villa sendiri meraih enam kemenangan dari tujuh pertandingan Liga Europa. Tim Liga Premier Inggris ini juga menempati peringkat kedua dengan 18 poin. Sama dengan Lyon yang memimpin klasemen setelah mengalahkan Young Boys 1-0. Lyon sendiri kalah selisih gol.

Kemenangan yang membawa The Villans ke peringkat kedua juga membuat tim lolos ke babak 16 besar atau knockout tanpa harus melalui babak play-off.

Nottingham Forest Kalah

Sementara itu, tim Liga Inggris lainnya, Nottingham Forest gagal mencapai delapan besar setelah kalah 1-0 dari tuan rumah Braga yang gagal mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

Forest sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak poin ketika mereka diberikan penalti pada menit ke-53. Namun, eksekusi Morgan Gibbs-White dapat diselamatkan oleh kiper.

Hanya satu menit kemudian, gol Forest kebobolan. Ironisnya, gol Braga disebabkan oleh bunuh diri kapten Forest, Ryan Yates.

Tidak hanya kalah, Forest, yang dua kali menjuarai Piala Champions pada tahun 1979 dan 1980, kehilangan Elliot Anderson yang diusir keluar pada masa injury time.

“Pertandingan yang membuat frustrasi dan membuat semakin gila adalah perubahan dalam satu menit. Dalam pertandingan itu kami sama sekali tidak mengalami kesulitan. Anda seharusnya mendapat hasil imbang dan tidak kalah,” kata manajer Forest, Sean Dyche.

“Mereka sama sekali tidak punya kesempatan [untuk mencetak gol]. Ketika ada krisis di depan gawang, terjadilah gol,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat Forest tetap berada di zona play-off di peringkat ke-16. Mereka memiliki 11 poin dan masih memiliki kesempatan untuk masuk ke delapan besar secara otomatis jika menang dalam pertandingan terakhir. Namun, peluangnya sangat tipis karena banyak tim yang memiliki target yang sama dalam pertandingan terakhir fase kualifikasi.