JAKARTA – Gelandang Niccolo Pisili mencetak dua gol yang membawa AS Roma mengalahkan tim Bundesliga Jerman VfB Stuttgart 2-0 dalam pertandingan Liga Europa di Stadion Olimpico, Jumat, 23 Januari 2026 WIB. Kemenangan tersebut membuka pintu bagi Roma untuk lolos secara otomatis ke babak 16 kompetisi Eropa tingkat kedua.
Kompetisi di babak kualifikasi Liga Europa semakin mendekati akhir. Tim-tim berusaha keras untuk masuk atau bertahan di delapan besar untuk lolos ke babak 16 atau babak gugur tanpa melalui playoff.
Sementara itu, tim-tim peringkat kesembilan hingga ke-24 harus melalui playoff dan mereka saling berhadapan untuk menentukan siapa yang dapat melengkapi delapan tim yang lolos secara otomatis.
Roma adalah salah satu tim yang harus bekerja keras untuk mendapatkan tiket otomatis ke babak berikutnya. Kesempatan itu setidaknya dapat diamankan setelah mengalahkan lawan kuat Stuttgart. Pertandingan yang tidak mudah bagi Roma karena Stuttgart tengah on fire di Liga Jerman.
Bahkan, mereka berada di peringkat keempat dan jika mereka mempertahankan posisinya di kompetisi domestik, Stuttgart akan tampil di Liga Champions musim depan.
Namun, Roma, yang kehilangan sejumlah pemain kunci, Mario Hermoso, Artem Dovbyk, Stephan El Shaarawy dan Angelino yang cedera, mampu mengatasi tekanan.
Bukan Paulo Dybala atau Matias Soule dan Lorenzo Pellegrini tetapi Pisili yang mencetak semua gol dan membawa I Giallorossi meraih tiga poin.
Kemenangan membuat Roma menempati posisi ke-6 dengan 15 poin. Meskipun berada di delapan besar, posisi tim yang dilatih oleh Gian Piero Gasperini belum aman. Hal ini karena Roma hanya unggul satu poin dari tim di peringkat kesembilan, Porto. Selain itu, mereka di posisi 10 dan 11 masih bisa menggeser Roma.
Tidak ada pilihan lain bagi Roma selain memenangkan pertandingan terakhir melawan Panathinaikos untuk mengamankan tiket otomatis ke babak 16 terakhir.
“Masih ada satu pertandingan lagi bagi kami untuk finis di delapan besar. Kami akan pergi ke Athena [melawan Panatinaikos] dan memberikan 100% potensi kami seperti dalam pertandingan ini. Kemenangan ini benar-benar membantu kami menjaga persaingan,” kata Pisili di situs web UEFA.
Pisili juga mengaku puas bisa mencetak dua gol untuk Roma. Selain itu, gol-gol tersebut membantu Roma meraih kemenangan penting di Liga Europa.
“Ini pertama kalinya saya mencetak dua gol dalam tim utama. Tentu saya senang seperti ketika saya mencetak gol terakhir. Lebih dari itu, dua gol itu membantu tim meraih kemenangan penting,” kata gelandang 21 tahun itu yang tidak ragu untuk memuji rekan setimnya yang berperan besar dalam proses golnya.
“Bermain dengan pemain-pemain berkualitas seperti Soule dan Dybala membuat segalanya lebih mudah,” katanya.
Sementara itu, Gasperini menilai bahwa Pisili sedang berkembang meskipun masih muda. Dia juga terlihat lebih matang saat bermain sebagai gelandang serang.
“Pisili telah menunjukkan kualitasnya musim lalu. Dia, menurut pendapat saya, juga berkembang. Di luar gol, penampilannya memang semakin matang. Dia membuat tim memiliki kedalaman,” kata Gasperini.
Roma Kerja Keras
Dalam pertandingan tersebut, Roma harus bekerja keras menghadapi Stuttgart yang juga menciptakan beberapa peluang. Tuan rumah harus menunggu hingga akhir babak pertama ketika Pisili berlari menyambut umpan terobosan Soule.
Alih-alih melepaskan umpan silang, Pisili dengan penuh keyakinan melepaskan tembakan ke pojok atas gawang yang mengejutkan kiper Alexander Nubel. Gol yang diciptakan pada menit ke-40 memberi Roma keunggulan 1-0. Skor pun tetap sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan seimbang. Roma dan Stuttgart sama-sama menciptakan peluang. Roma terlebih dahulu mengancam gawang tim tamu melalui Pellegrini. Namun tembakannya dapat diamankan oleh Nubel.
Selanjutnya, Stuttgart mendapat kesempatan untuk menyamakan skor ketika Deniz Undav mendapat dua peluang bagus. Undav sudah lolos dan berhadapan dengan kiper Mile Svilar. Namun dia gagal memanfaatkan peluang itu.
Demikian juga saat dia melanjutkan tendangan bebas Chris Fuhrich. Tembakan Undav masih melambung di atas mistar gawang. Kesempatan kembali didapat melalui Lorenz Assignon, yang masih bisa diamankan oleh Svilar. Namun, peluang terbaik didapat Stuttgart melalui tembakan dalam jarak dekat Ermedin Demirovic. Untungnya, Svilar melakukan penyelamatan gemilang.
Saat pertandingan diperkirakan akan berakhir dengan skor 1-0, Pisili membuat kejutan lain. Pada waktu injury time, Dybala memberikan assist yang sukses diselesaikan oleh Pisili. Skor berubah menjadi 2-0 dan sesaat setelahnya pertandingan berakhir.





