Beranda Sepak Bola Vinicius Junior Mengulang Keinginannya untuk Tetap Berada di Real Madrid setelah 2027

Vinicius Junior Mengulang Keinginannya untuk Tetap Berada di Real Madrid setelah 2027

67
0

JAKARTA – Vinicius Junior mengulang keinginannya untuk tetap bersama Real Madrid setelah 2027, saat kontraknya berakhir, meskipun dia mengakui tahun lalu sangat sulit.

Penyerang Brasil, yang beberapa kali dihujani teriakan oleh penggemar Real Madrid dalam pertandingan terakhir, mencetak tiga assist dan satu gol dalam kemenangan 6-1 atas AS Monaco di Liga Champions pada Rabu, 21 Januari 2026, dini hari WIB.

“Penggemar menuntut banyak dari pemain. Saya selalu harus memberikan yang terbaik. Tahun lalu sulit, saya belum bisa bermain seperti yang saya inginkan, tetapi penting untuk terus maju,” kata Vinicius kepada TNT Brasil.

Sementara itu, Real Madrid kalah dari rival abadi Barcelona dalam final Piala Super Spanyol pada 11 Januari 2026, yang kemudian menyebabkan pemecatan Xabi Alonso keesokan harinya.

Los Blancos kemudian tereliminasi dari Copa del Rey dengan kekalahan 2-3 dari tim divisi kedua Albacete di bawah arahan pelatih baru Alvaro Arbeloa pada 14 Januari 2026.

Kondisi tersebut membuat Vinicius termotivasi untuk menang saat menjamu AS Monaco di Liga Champions.

“Pertandingan ini sangat berarti. Mempertimbangkan segala yang saya alami dalam beberapa hari terakhir, pergantian pelatih, kekalahan di final Piala Super Spanyol, dieliminasi dari Copa del Rey.”

“Bermain untuk klub terbesar di dunia, tuntutannya sangat tinggi. Terkadang kita tidak mengerti (ejekan), tetapi kita tahu besarnya tim ini, pemain-pemain yang kami miliki di sini,” kata Vini.

Penampilan impresif Vinicius dalam pertandingan melawan Monaco membuat teriakan di Santiago Bernabeu perlahan berubah menjadi sokongan.

Penyerang itu juga bersikeras bahwa dia tidak perlu merespons kritik dari siapapun setelah memberikan kontribusi besar melawan Monaco.

“Saya tidak pernah ingin merespons siapapun. Saya tahu potensi saya dan sampai ke mana saya bisa pergi. Tentu, saya sedih dan tidak ingin diejek di rumah sendiri.”

“Dalam beberapa pertandingan terakhir, saya merasa tidak nyaman karena setiap kali saya keluar. Saya melakukan kesalahan dan penggemar menghujani hujatan kepada saya.”

“Mereka punya hak, mereka membayar mahal untuk tiket. Saya tidak mengerti, tetapi saya di sini untuk terus berkembang dan selalu berjuang untuk klub ini yang telah memberi begitu banyak kepada saya,” ujar Vini.

Beberapa kritikus Vinicius percaya bahwa dia harus bertanggung jawab atas pemecatan Alonso. Alasannya adalah dia memiliki perselisihan dengan Alonso selama delapan bulan masa jabatan pelatih Spanyol tersebut.

Namun, Vini membantah bahwa pemecatan Alonso terkait dengan perselisihannya.

“Saya tidak punya hubungan dengan itu. Saya tidak bisa melakukan apa pun. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan di lapangan adalah masuk dan memberikan yang terbaik.”

“Saya tidak selalu dalam kondisi teknis terbaik, tetapi saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim dan melakukan segalanya untuk membuat semua orang merasa nyaman,” katanya.

Vinicius juga menegaskan bahwa dia tidak khawatir tentang perpanjangan kontraknya meskipun negosiasi mandek. Menurut laporan ESPN, negosiasi mungkin tidak akan dilanjutkan sampai setelah Piala Dunia 2026.

“Saya ingin tetap di sini untuk waktu yang lama. Ada banyak pembicaraan tentang perpanjangan kontrak saya karena saya masih memiliki satu tahun tersisa.”

“Kami sangat santai mengenai hal itu. Saya percaya pada (Presiden Real Madrid Florentino Perez) dan dia percaya pada saya. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Kami akan menyelesaikan masalah itu pada waktu yang tepat. Kami tidak terburu-buru untuk melakukannya,” ujarnya.