JAKARTA – Bonus mengalir besar bagi para pemain Tim Nasional (Timnas) Senegal yang baru saja memastikan gelar Piala Negara-Negara Afrika 2025. Pemerintah setempat memberikan apresiasi fantastis tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi juga tanah.
Presiden Senegal, Bassirou Diomaye Faye, mengapresiasi para pemain dengan memberikan bonus dan menambahkan sebidang tanah sepanjang 1.500 meter di Petite Cote.
Kedua bonus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian hebat dalam acara sepak bola kontinental Afrika.
Senegal memastikan gelar Piala Negara-Negara Afrika keduanya dalam sejarah setelah mengalahkan tuan rumah Maroko 1-0 dalam pertandingan final pada hari Senin, 19 Januari 2026 WIB.
Meskipun pertandingan itu diselimuti kontroversi karena protes terhadap keputusan penalti menjelang akhir waktu normal, Senegal berhasil memenangkan gelar pada acara tersebut setelah mencetak gol tunggal dramatis dari Pape Gueye di waktu tambahan.
Kepulangan para pemain Tim Nasional Senegal kemudian disambut dengan parade meriah dari puluhan ribu penggemar yang memenuhi jalan-jalan Dakar, ibu kota Senegal. Di atas bus terbuka yang diparade selama tujuh jam, para pemain dan pelatih memamerkan piala kemenangan mereka saat melakukan perjalanan melalui ibu kota, sebelum akhirnya tiba di Istana Presiden untuk upacara penghormatan.
Sebagai bentuk apresiasi resmi, setiap anggota skuad nasional diberikan bonus tunai sebesar 75 juta franc CFA (US$134.000) atau sekitar Rp2,2 miliar.
Selain itu, pemerintah Senegal juga memberikan tanah hingga 1.500 meter di area Petite Cote, daerah yang populer dan sedang berkembang di pantai negara tersebut, kepada setiap pemain sebagai aset jangka panjang.
Tanah dan bonus tunai ini merupakan simbol pengakuan negara atas jasa para pemain yang telah membuat Senegal terkenal di panggung kontinental.
Hadiah ini juga merupakan investasi untuk masa depan kehidupan atlet di luar lapangan.







