Como 1907 Berhasil ke Perempat Final Coppa Italia
Como 1907 berhasil maju ke perempat final Coppa Italia. Pada pertandingan babak 16 di Stadion Artemio Franchi, Rabu, 28 Januari 2026 dini hari WIB, Como mengalahkan tuan rumah Fiorentina dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut membawa Como menghadapi lawan yang tangguh, Napoli, di babak delapan besar.
Como, klub yang didukung oleh perusahaan Indonesia, Djarum Group, semakin kokoh dalam posisinya sebagai klub yang patut diperhitungkan. Dengan status sebagai tim yang baru promosi satu tahun, Como berhasil meraih prestasi impresif di Serie A Italia dengan menempati peringkat keenam. Musim lalu, I Biancoblu bertahan di kasta tertinggi setelah berada di tengah-tengah tabel.
Saat ini, mereka menduduki posisi yang lebih baik karena mampu bertahan di papan atas. Tim yang dilatih oleh Cesc Fabregas masih berharap untuk masuk ke zona Liga Champions karena hanya terpaut tiga poin dari Napoli yang berada di posisi keempat. Namun, jika mereka tetap berada di peringkat keenam, setidaknya mereka mendapat kesempatan untuk tampil di UEFA Conference League meskipun harus melalui babak play-off.
Tidak hanya di kompetisi domestik, Como juga meraih kesuksesan di turnamen Coppa Italia. Saat melawan Fiorentina dalam pertarungan antar tim Serie A, Como sebenarnya tertinggal terlebih dahulu. Bahkan, gol dari Jean Butez harus diterima saat pertandingan baru berjalan tujuh menit.
Namun, Como mampu bangkit dan membalikkan keadaan untuk memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut membuat Como menjadi tim terakhir yang meraih tiket ke perempat final. Como juga mencatatkan sejarah karena pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir mereka bisa mencapai perempat final Coppa Italia.
Hanya saja, Como harus menghadapi lawan tangguh di babak tersebut. Mereka diuji dengan menghadapi Napoli yang merupakan juara bertahan Liga Italia. Lebih dari itu, pasukan Fabregas akan berkunjung ke markas Napoli dalam duel yang akan digelar pada 11 Februari 2026.
Dalam pertandingan itu, Como datang ke markas Fiorentina dengan rasa percaya diri yang tinggi. Kemenangan besar di Serie A dengan menghancurkan Torino 6-0 membuat Alberto Moreno dkk semakin percaya diri.
Namun, Fiorentina berhasil memanfaatkan kesempatan sehingga mereka bisa membobol gawang Como saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Striker Roberto Piccoli mendapat umpan dari pemain baru La Viola, Giovanni Fabian, untuk menggempur Butez.
Keunggulan 1-0 Fiorentina tidak bertahan lama. Permainan agresif Como membuat mereka langsung bisa menyamakan kedudukan. Gelandang Sergi Roberto berhasil memecahkan gawang Fiorentina dalam sebuah krisis pada menit ke-20. Gol ini bermula dari tendangan sudut yang disambut dengan tandukan striker Tasos Douvikas.
Namun, usahanya masih bisa digagalkan sehingga bola memantul. Bek Diego Carlos berusaha memanfaatkannya dengan tendangan ke gawang namun bisa diblokir oleh Luca Ranieri. Namun, bola menjadi liar dan berujung ke kaki Sergi Roberto. Tanpa kesulitan, gelandang berusia 33 tahun yang menghabiskan karirnya di Barcelona itu mengambil tembakan dari jarak dekat yang merobohkan gawang tuan rumah.
Gol yang menyamakan skor menjadi 1-1 membuat para pemain Como semakin percaya diri. Mereka bangkit dan memberikan tekanan. Hanya saja upaya tim tamu belum menghasilkan hasil sehingga berakhir imbang hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Como tidak melambatkan permainan. Mereka tidak menunggu lama untuk kembali mencetak gol dan membalikkan keadaan. Melalui serangan berulang yang gagal, Nico Paz yang menggantikan Douvikas akibat cedera di babak pertama berhasil menyelesaikan kebuntuan.
Gol ini bermula dari upaya Ivan Smolcic untuk melepaskan umpan silang. Namun, bek Niccolo Fortini berhasil menepisnya. Sayangnya, bola malah berakhir pada Paz yang berhasil menyelesaikannya menjadi gol pada menit ke-60.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk Como. Mereka bahkan semakin agresif menyerang pertahanan Fiorentina, yang terancam degradasi ke Serie B karena berada di dasar klasemen. Bahkan Como mendominasi permainan dan memiliki peluang untuk menambah gol.
Usaha mereka tidak sia-sia. Striker veteran Alvaro Morata yang menggantikan Paz berhasil mengamankan kemenangan Como setelah mencetak gol ke gawang lawan di waktu injury. Gol pada menit 90+1 tersebut mengubah skor menjadi 3-1 dan bertahan hingga akhir pertandingan.
[TAG: como 1907, fiorentina, coppa italia, serie a, liga italia, napoli, cesc fabregas, hasil pertandingan sepak bola, sepak bola internasional]



