Esmeralda Raya pindah ke Bakersfield bersama suaminya dan tiga anak lima tahun lalu demi memiliki rumah sendiri. Tanpa ia ketahui, waktu yang ia habiskan bersama neneknya minum kopi di pagi hari akan menginspirasinya untuk menjadi seorang wirausahawan Latina.
Raya menciptakan Iced Intentions, dengan menggunakan racikan kopi Salvadoran yang unik yang dijualnya dari rumahnya sendiri dan di pasar petani lokal.
Raya mendapat inspirasi untuk memulai bisnisnya dari neneknya, Mercedes Espinoza, yang cinta terhadap cafecito di pagi hari membentuk semangatnya terhadap kopi. “Selama saya kecil, saya selalu ingat dia bercerita tentang bekerja di ladang di El Salvador memetik kopi,” kata Raya. “Kami selalu punya kopi segar di rumah dan itu selalu saat kami berbagi momen bersama, berbagi waktu berkualitas bersama, jadi kopi selalu bahan yang sangat istimewa di rumah kami, meski kami tumbuh besar tanpa memiliki banyak.”
Kopi lebih dari sekadar minuman di keluarga Raya; itu adalah simbol persatuan dan sebuah tawaran hangat kepada siapa pun yang memasuki rumah mereka. Dari November hingga Maret, nenek Raya akan kembali ke negara asalnya selama musim panen kopi untuk bekerja di ladang.
Setiap cangkir merah muda yang Raya tuangkan untuk komunitas Bakersfield adalah penghormatan kepada neneknya, warisan Salvadorannya, dan kerja keras para pekerja ladang yang membuatnya menjadi mungkin. “Ini juga tentang penghormatan terhadap kopi karena saya merasa memiliki seseorang yang harus melalui kerja keras dan datang dari keadaan kosong, banyak orang lupa memberikan, bukan hanya untuk kopi tetapi juga pekerja ladang, penghargaan yang mereka pantas dapatkan karena tanpa mereka kita tidak akan memiliki momen spesial yang kami miliki dengan nenek saya ketika dia ada di sini,” kata Raya berbagi.




