Beranda Sepak Bola Kalahkan Newcastle, Antoine Semenyo Membuka Peluang Man City ke Final Piala Liga...

Kalahkan Newcastle, Antoine Semenyo Membuka Peluang Man City ke Final Piala Liga Inggris.

46
0

Manchester City melaju ke babak final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) dengan mengalahkan Newcastle United 2-0 dalam leg pertama semi-final di Stadion St James’ Park, Newcastle, Rabu, 14 Januari 2026 WIB. Kemenangan tersebut membuka peluang bagi Man City untuk merebut gelar dalam kompetisi kelas tiga Liga Inggris.

Bukan Erling Haaland yang menjadi bintang kemenangan Man City, melainkan Antoine Semenyo. Meskipun dilupakan oleh Inggris dan memilih memperkuat tim nasional Ghana, Semenyo menolak tawaran dari Manchester United yang berubah menjadi tim medioker untuk bergabung dengan Man City.

Semenyo memilih bergabung dengan Cityzens yang terus melaju. Saat Man Utd sedang lesu dan bahkan memecat manajer Ruben Amorim, Man City sudah memikirkan cara untuk menjuarai Carabao Cup. Mereka juga masih bersaing di Piala FA, Liga Champions, dan bersaing dengan Arsenal di Liga Premier Inggris.

Di sisi lain, Man Utd harus lupakan Piala FA dan sudah tersingkir di Carabao Cup serta tidak terlibat dalam kompetisi di Liga Premier karena tidak memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menghadapi Arsenal dan Man City. Bahkan Setan Merah masih kesulitan meraih kemenangan saat bertemu Liverpool, Chelsea, atau Tottenham Hotspur.

Keberhasilan mengalahkan lawan di kandang membuka peluang bagi Man City untuk melaju ke final. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang dalam pertandingan kedua yang akan diadakan di kandang di Etihad, 5 Februari 2026.

Di sisi lain, Newcastle, yang merupakan juara bertahan, harus bekerja keras untuk mengalahkan Man City. Tim yang dilatih oleh Eddie Howe harus menang dengan skor minimal 2-0 untuk membuka peluang mempertahankan gelar.

Dalam pertandingan Premier League, baik Man City maupun Newcastle tidak dapat menurunkan tim terbaik mereka karena masalah cedera pemain. Namun keduanya memiliki kedalaman skuat sehingga tetap dapat tampil dengan sejumlah pemain terbaik.

Pertandingan itu sendiri berlangsung sengit dan berakhir imbang karena kedua tim memberikan tekanan. Newcastle, yang bermain di kandang, berusaha keras memanfaatkan keuntungan itu.

Pertandingan hanya berlangsung lima menit, winger Anthony Gordon yang menerima umpan dari Jacob Murphy membuka peluang bagi Yoane Wissa. Namun, Wissa gagal memanfaatkan peluang tersebut karena tendangan masih melambung di atas mistar gawang James Trafford.

Man City langsung merespons dengan membangun serangan melalui Jeremy Doku dan Semenyo. Namun upaya mereka tidak berhasil. Demikian pula umpan silang Bernardo Silva yang Haaland sudah siap menunggu di depan gawang bisa digagalkan oleh kiper Nick Pope.

Newcastle mendapat peluang lain pada menit ke-15. Kali ini umpan silang dari Gordon disambut oleh Joelinton. Sayangnya, sundulan pemain Brasil itu masih melebar. Meskipun ada pertukaran serangan, tidak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Newcastle terus memberikan tekanan. Hanya lima menit pertandingan, Wissa sudah mengancam gawang Man City. Hanya saja sundulannya mengenai tiang gawang.

Di sisi lain, Man City yang telah tertekan, berhasil memanfaatkan kesempatan untuk merobek gawang Magpies. Pada menit ke-53, Semenyo akhirnya membuka kebuntuan dengan tembakan dari jarak dekat. Gol tersebut dimulai dengan Silva menerima umpan silang dari Doku. Dia kemudian memberikan assist kepada Semenyo yang berhasil mengkonversinya.

Keunggulan 1-0 membuat Man City lebih agresif dalam menekan pertahanan tim tuan rumah. Newcastle memang berhasil mengejar. Namun, Man City berhasil menambah satu gol meskipun kemudian dibatalkan pada menit ke-63.

Semenyo sebenarnya mencetak gol kedua ketika menyambut sepak pojok dari Tijjani Reijnders. Tembakan Semenyo berhasil mengalahkan Pope. Namun, setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dianulir karena Haaland berada dalam posisi offside dalam prosesnya.

Pertandingan tetap ketat dan sengit karena serangan bergantian. Gelandang The Toon Army Sandro Tonali memiliki kesempatan untuk menyamakan skor pada menit ke-71. Namun tembakannya masih melenceng.

Kemudian Rayan Cherki yang masuk menggantikan Doku mendapat dua peluang bagus. Sayangnya, peluangnya bisa dihentikan oleh kiper Pope. Namun, Cherki tidak melakukan kesalahan ketika mendapat peluang bagus di waktu injury time.

Melalui kombinasi satu-dua yang apik dengan Rayan Ait-Nouri, dia kemudian melepaskan tendangan terakhir yang mengoyak gawang Pope. Gol pada menit 90+8 mengubah skor menjadi 2-0 untuk Man City. Tak lama setelah itu pertandingan berakhir.