Menkopolhukam Jadi Bahan Olok-olokan Netizen

Menkopolhukam Jadi Bahan Olok-olokan Netizen

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno menuding KPK telah melakukan provokasi massa, sehingga muncul gerakan yang mendukung lembaga antikorupsi itu. 

Dia menyebut, para pendukung itu sebagai rakyat yang tak jelas. Sontak kata-kata itu membakar amarah masyarakat. Sebagian masyarakat menumpahkan kekesalan melalui media sosial, Twitter. Bahkan sebagian lagi mengolok-ngolok Menteri Tedjo dan menyandingkannya dengan pesulap Pak Tarno.

Aktivis antikorupsi, Emerson Yuntho misalnya melalui akun twitternya, @emerson_yuntho, menuliskan lelucon tersebut. "KUIS: siapakah nama Menkopolkam saat ini? A. Tedjo B. Tarno C. Tidak jelas," ucap dia. 

Lelucon itu juga dibalas oleh beberapa akun lainnya dan bahkan di retweet hingga 21 kali. Fadjroel Rachman lewat akun pribadinya @FadjroeL, pegiat antikorupsi yang dikenal aktif di media sosial ini menyindir pernyataan Menteri Tedjo dengan mengunggahthread "Saya Nggak Jelas [Saya Bangga Dukung KPK]" yang kemudian banyak di-share oleh netizen lainnya. 

Tak jauh berbeda, akun@AdmiralChengho seakan mengingatkan keterpilihan Jokowi  di Pilpres 2014 lalu.  "Atas perjuangan rakyat tak jelas ini makanya pak jokowi bisa jelas2 jadi Presiden," tulisnya.    

Kritik tak kalah tajam dituangkan pemilik akun @Ulinyusron dengan menambahkan hashtag #pecatTejdo Budayawan yang juga pemain teater, Butet Kartaredjasa lewat akunnya @masbutet ikut berkomentar tajam. 

"Ungkapan baru: Kalau denger orang omong gak jelas, kita nyamber,"Aah..tejo lu!"," twitnya bernada satir.

Kicauan @masbutet seolah mendapat respon lanjutan dari budayawan nyentrik, Sudjiwo Tedjo. "@sudjiwotedjo adalah jiwa yang nggak jelas? hihihihi...," tulisnya khas. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:kpk,