Indeks Kebahagiaan Jabar 67,66 Persen

Indeks Kebahagiaan Jabar 67,66 Persen

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Badan Pusat Statistik Jawa Barat mencatat indeks kebahagiaan masyarakat Jawa Barat 2014 rata-rata 67,66 dari hasil pendataan yang dilakukan pertama kalinya di provinsi itu.

"Rata-rata indeks kebahagiaan warga Jabar 67,66 persen, dimana tingkat kebahagiaan penduduk kota lebih baik," kata Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar Dyah Anugrah di Bandung, Jumat (6/2/2015).

Ia menyebutkan indek kebahagiaan masyarakat perkotaan Jawa Barat berdasarkan hasil pendataan Badan Pusat Statistik Jabar tahun 2014 dari sisi demografi dan ekonomi sebesar 68,54 atau relatif lebih tinggi dibandingkan di perdesaan 66,04.

Selain itu BPS Jabar juga mencatat tingkat dan strata pendidikan mempengaruhi indeks kebahagiaan masyarakat Jawa Barat tahun 2014 yang mana peringkat teratas ditempati warga berpendidikan tinggi.

Ia mengatakan penduduk yang tidak atau belum pernah sekolah mempunyai indeks kebahagiaan paling rendah 60,36, sementara indeks kebahagiaan tertinggi pada penduduk dengan tingkat pendidikan S2 atau S3 yaitu 77,94, katanya.

"Ini pertama kalinya BPS mendata indeks kebahagiaan masyarakat di Jawa Barat, dan kebahagiaan terbesar disumbang dari Keharmonisan keluarga dengan skala 78,31 dan terendah aspek pendidikan yaitu pada skala 57,68," katanya.

Menurut Diah, setiap aspek kehidupan memiliki besaran kontribusi yang berbeda-beda terhadap indeks kebahagiaan.

"Ada tiga aspek kehidupan yang memiliki kontribusi paling tinggi. Yaitu pendapatan rumah tangga sebesar 14,28 persen, pekerjaan 12,91 persen dan pendidikan 12,6 persen," kata Diah.

Penduduk berstatus belum menikah dan menikah cenderung relatif sama indeks kebahagiaanya, yakni 68. Namun mereka yang berstatus cerai lebih rendah indeks kebahagiaannya, yaitu cerai hidup 65,11 dan cerai mati 64,44.

Responden Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) 2014 adalah kepala rumah tangga atau pasangannya.

"Di Jawa Barat, jumlah sampel sebanyak 5.990 rumah tangga yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota," katanya.

Menurut dia indeks kebahagiaan merupakan rata-rata dari angka indeks yang dimiliki setiap individu di Jawa Barat pada tahun 2014. Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan semakin bahagia, demikian pula sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka penduduk semakin tidak bahagia.

Indeks kebahagiaan disusun oleh tingkat kepuasan terhadap sepuluh aspek kehidupan yang esensial, yaitu kepuasan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, keharmonisan keluarga, ketersediaan waktu luang, hubungan sosial, kondisi rumah dan aset, keadaan lingkungan dan kondisi keamanan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,