12 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Abraham Samad

12 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Abraham Samad

Ketua KPK, Abraham Samad.(Foto:Net)

Jakarta - Dua belas orang saksi sudah diperiksa penyidik Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pertemuan dengan pihak, yang berperkara dalam tindak pidana korupsi yang melibatkan Ketua KPK, Abraham Samad.

"Ada 12 orang yang sudah diperiksa termasuk Hasto, Tjahjo, pemilik apartemen dan lainnya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Jakarta, Jumat (6/2). Keterangan para saksi tersebut telah dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Gelar perkara pertama sudah dilakukan untuk mengurai kasus itu pada Kamis lalu. Meski demikian, pihak penyidik masih mendalaminya dan belum menyimpulkan hasil evaluasi gelar perkara itu.

Bergulirnya kasus ini berawal dari laporan sekelompok orang yang tergabung dalam KPK Watch Indonesia ke Bareskrim Polri, beberapa waktu lalu. "KPK Watch melaporkan dugaan ketua KPK pernah bertemu dengan sejumlah petinggi partai," kata Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia, M Yusuf Sahide.

Laporan itu bernomor LP/75/1/2015/Bareskrim tertanggal 22-1-2015. Samad disangkakan dengan Pasal 36 Ayat 1 dan Pasal 65 UU Nomor 30 Tahun 2002, tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pelaporan  didasarkan pemberitaan di media massa mengenai Ketua KPK yang bersumber dari tulisan di Blog Kompasiana berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad". Artikel itu ditulis Sawito Kartowibowo.

Dalam artikel disebutkan, Samad pernah beberapa kali bertemu dengan petinggi parpol dan membahas beberapa isu, termasuk tawaran bantuan dalam penanganan kasus politisi Emir Moeis yang tersandung perkara korupsi.

Menurut Yusuf, jika isi artikel tersebut benar maka Samad bisa diduga telah melakukan tindakan yang melanggar etika dan hukum sebagai pimpinan KPK. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:kpk,