Prihatin Buku "Saatnya Aku Belajar Pacaran" Beredar

Prihatin Buku

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - "Saatnya Aku Belajar Pacaran", buku yang ditulis oleh Toge Aprilianto sempat membuat resah dan dikecam di media sosial. Pasalnya dalam buku tersebut menbenarkan hal-hal tabu seperti ngeseks.

Menanggapi hal tersebut, Praktisi akademik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Cecep Darmawan prihatin mendengar kabar adanya buku seperti ini beredar di pasaran.

"Prihatin, karena seolah bagian dari cerita dalam buku tersebut seperti menghalalkan perzinahan dengan gaya hidup liberal, dan terkesan menghalalkan pergaulan bebas anak muda," ungkapnya kepada CikalNews.com saat dihubungi lewat telepon genggamnya Sabtu (7/2/2015).

Menurutnya, isi buku tersebut sangat bertabrakan dengan nilai agama, budaya dan ideologi bangsa kita (Indonesia) yang menganut paham beragama.

"Poin berikutnya bahwa buku itu bertabrakan dengan nilai agama, budaya dan ideologi bangsa, sangat disayangkan," bebernya.

Pantauan CikalNews.com, ini salah satu penggalan tulisan dari buku "Saatnya Aku Belajar Pacaran".  "Sebetulnya, wajar kok kalo pacar ngajak kamu ML. Wajar juga kalo kamu ngajak pacarmu ML. Hal itu kan alamiah-naluriah. Jadi, itu justru pertanda kalo kamu dan/atau pacarmu masih punya energi buat terlibat dalam proses reproduksi, yang memang sewajarnya dimiliki oleh tiap makhluk hidup".  (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:kriminal,