Penundaan LSI, Sriwijaya FC Merestrukturisasi Gaji Pemain

Penundaan LSI, Sriwijaya FC Merestrukturisasi Gaji Pemain

Sriwijaya FC Merestrukturisasi Gaji Pemain

Palembang  - Sriwijaya FC terpaksa merestrukturisasi gaji pemain sebagai akibat penundaan kompetisi Liga Super Indonesia dari 20 Februari menjadi 4 April 2015.

Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku manajemen Sriwijaya FC Yuliar di Palembang, Selasa (24/2/2015), mengatakan dalam waktu dekat rencana tersebut akan disosialisasikan ke pemain agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi ketika kompetisi berakhir.

"Rencananya pemain akan dipanggil satu per satu terkait perubahan besaran gaji yang bakal diterima per bulan. Manajemen klub optimistis bakal diterima pemain karena penundaan jadwal LSI ini merupakan sesuatu di luar dugaan. Daripada pemain gigit jari di pengujung kompetisi lebih baik diatur dari sekarang," ujar dia.

Ia menerangkan, manajemen klub terpaksa mensiasati lantaran penundaan jadwal Liga Super Indonesia 2015 membuat kompetisi diperkirakan bakal berakhir pada Februari 2016.

Sementara jika berlandaskan kompetisi dimulai pada 20 Februari maka akan berakhir pada Desember 2015.

"Pada perjanjian kontrak dilampirkan bahwa kontrak pemain itu selama satu musim, artinya baru habis setelah kompetisi berakhir bukan ditulis November atau Desember," kata dia.

Terkait dengan restrukturisasi seperti apa yang akan dilakukan, ia mengemukakan cukup sederhana yakni hanya mengurangi beberapa persen gaji per bulan untuk dicadangkan pada Januari atau Februari tahun mendatang.

"Penjelasannya begini, saat ini pemain Sriwijaya FC sudah menerima gaji untuk bulan Januari dan Februari ini, artinya masih ada sekitar 11 bulan yang tersisa dengan asumsi kompetisi berakhir pada Februari 2016. Sehingga akumulasi gaji yang tersisa (setelah dikurangi gaji Januari dan Februari) dibagikan ke beberapa bulan yang tersisa ini," ujar dia.

Kompetisi LSI 2015 ditunda penyelenggaraannya oleh pemerintah karena berdasarkan rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia terdapat beberapa peserta yang belum melampirkan dokumen prinsipil.

Dokumen itu diantaranya, bukti pelunasan gaji pemain dan pelatih dan bukti pembayaran pajak.(Ode)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,