Anies Rangkul Demonstran dengan Berdialog

Anies Rangkul Demonstran dengan Berdialog

Anies Rangkul Demonstran dengan Berdialog.

 Bandung - Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan merangkul demonstran dari Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM Rema) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung dengan cara berdialog langsung.

Cara Anies Baswedan dalam menghadapi demonstran mahasiswa tersebut dilakukan saat dirinya selesai menjadi pembicara pada Seminar Pendidikan Karaketer di Gedung Konferensi Asia-Afrika Bandung, Sabtu (28/2/2015).

Tepat di depan pintu masuk Gedung KAA Bandung, Anies yang mengenakan batik abu-abu tersebut langsung mendengarkan masukan dari Presiden dan Menteri Pendidikan BEM Rema UPI Bandung.

"Pak menteri kami kami meminta kejelasan soal UN karena masih ada beberapa sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 dan KTSP dan soal UN tidak jadi syarat kelulusan itu bagaimana," kata Presiden BEM Rema UPI Dede Fathah.

Menyikapi pernyataan dari mahasiswa tersebut, Anies balik bertanya kepada dua mahasiswa tersebut. "Berapa persen sekolah yang masih memakai KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan)," kata Anies kepada dua orang mahasiswa tersebut.

Kedua mahasiswa tersebut tidak bisa menjawab pertanyaan Anies Baswedan.

"Anda itu mahasiswa, kaum intelektual. Saya sarankan sebelum anda bertanya kuasai dulu datanya, tunjukkan masalahnya baru anda protes," kata Anies sambil tersenyum.

Ia malah memberikan nasihat kepada dua orang mahasiswa tersebut.

"Jaga stamina, jaga intelektualitas dan jasa fisik. Kuasai data dulu, jika itu sudah dikuasai maka anda bisa berbicara dengan percaya diri," ujarnya.

Tak sampai disitu, usai melakukan wawancara dengan wartawan, Anies Baswedan menemui puluhan mahasiswa dari BEM Rema UPI yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung KAA Bandung, untuk berdialog. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:pendidikan,