Batu Akik Asli Selalu Bersertifikat

Batu Akik Asli Selalu Bersertifikat

Batu akik asli selalu dilengkapi sertifikat (Foto : ADE)

Bandung – Trend batu akik saat ini banyak di manfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk meraup untung besar, salah satunya dengan menjual batu akik palsu atau batu akik sintetis. Batu akik sintetis di buat dengan proses kimia melalui pemanasan, radiasi, dan pewarnaan. Umumnya pedagang batu akik sintetis memberikan harga yang sama dengan batu akik asli yang terbuat dari proses alam.

 

Menurut pedagang batu akik di Gem Stone Festival, Tono, jika khendak membeli batu akik sebaiknya membawa orang yang ngerti dan paham seluk beluk batu akik, jika kita datang sendiri tanpa didampingi yang hafal batu, dikhawatirkan di tipu pedagang.

 

“Bagusnya sich bawa teman atau saudara yang ngerti biar nggak ketipu, tetapi biasanya batu akik asli itu pasti ada sertifikatnya. Apalagi batu berharga mahal,” ucap Tono di Gem Stone Festival di Gedung RRI, Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Senin (02/03/2015).

 

Tono menilai dari seluruh pedagang batu akik di Indonesia, hanya ada 25 persennya saja yang menjual batu akik asli atau batu mulya dari alam. Selebihnya kebanyakan batu akik yang meredar di masyarakat itu batu akik sintetis.

 

“Batu akik asli dari alam itu harganya cukup tinggi dari jutaan rupiah hingga milyaran, kalau batu akik yang hanya puluhan ribu itu pasti batu akik sintetis,” ucapnya.

 

Untuk menentukan keaslian sebuah batu akik, kini kita bisa memeriksanya di sebuah lab, disana kita bisa cek batu akik tersebut dan jika terbukti asli maka akan diberikan sertifikatnya. Jika tidak menggunakan jasa lab kita bisa mengetesnya secara manual yaitu dengan membantingnya, atau membakarnya, batu akik yang asli tidak akan pecah dan kuat di bakar. Atau jika tidak membantingnya kita bisa mengetesnya dengan mengosokan ke kaca, jika itu batu asli maka buka batu yang tergores tetapi kacanya.

.

Categories:Info Bisnis,
Tags:bandung,