BPJS Jamin Kebutuhan Buruh

BPJS Jamin Kebutuhan Buruh

ilustrasi.(liputan6)

Bandung - BPJS Ketenagakerjaan Bandung I melakukan sosialisasi dengan menekankan perlindungan atau jaminan sosial itu merupakan kebutuhan buruh.

"Berbagai upaya kami lakukan, bahwa perlindungan itu merupakan kebutuhan buruh sekarang dan masa depan. Sosialisasi dilakukan ke kantong industri dan juga secara masif di titik-titik strategis," kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung I Dharmadi di Bandung, Selasa (3/3/2015).

Ia menyebutkan sosialisasi itu meningkatkan kesadaran akan pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Salah satunya digelar di ajang "car free day" Dago Kota Bandung beberapa waktu lalu.

Dengan adanya sosialisai masif, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung 1 berupaya untuk dapat mendapatkan potensi peserta yang terdiri dari dua kategori, yaitu peserta Penerima Upah (pekerja sektor formal) dan peserta Bukan Penerima Upah (pekerja sektor informal).

Dengan potensi yang cukup besar pada masing-masing kategori pekerja itu, menurut Dharmadi BPJS Ketenagakerjaan memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial.

Sosialisasi dilakukan terhadap program Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, serta Jaminan Kematian dan jaminan pensiun akan beroperasi penuh pada tanggal 1 Juli 2015 .

"Kesadaran masyarakat khususnya buruh terjadap jaminan itu terus meningkat, namun kami tetap harus melakukan jemput bola karena masih ada beberapa kendala dan kami memfasilitasinya," kata Dharmadi.

Dia menyebutkan, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Bandung I saat ini sebanyak 283.784 pekerja yang tersebar di 2.694 perusahaan.

"Total klaim tertinggi pada 2014 masih pada Jaminan Hari Tua yang mencapai Rp230,8 miliar dengan total kasus 21.556 kasus," katanya menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,