DPRD Jabar Bentuk Pansus LKPJ Gubernur

DPRD Jabar Bentuk Pansus LKPJ Gubernur

ilustrasi. (Net)

Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat membentuk Panitia Khusus Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (Pansus LKPJ) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun Anggaran 2014.


"Pansus ini nantinya akan bekerja secara keras selama satu bulan ke depan. Pembahasannya lewat masing-masing komisi yang terkait dengan mitra-mitranya. Dan segala macam data dari gubernur kemudian akan dicocokkan dan dikonfirmasi dengan jelas," kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari di Bandung, Kamis (5/3/2015)

Pansus LKPJ Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar TA 2014 yang beranggotakan sekitar 30 orang dan diketuai oleh Gatot Tjahyono dari Fraksi PDIP dibentuk usai usai pembacaan Nota LKPJ oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jabar, Kota Bandung.

Sementara posisi Wakil Ketua Pansus LKPJ dijabat oleh Memo Hermawan dari Fraksi PDIP dan Ali Hasan dari Fraksi Partai Golkar.

Ineu mengatakan, Pansus LKPJ ini akan mulai bekerja pada tanggal 16 Maret hingga 16 April 2015, dengan pembahasan setiap komisi dimulai besok 6 Maret sampai 13 Maret 2015.

Ketua Pansus LKPJ Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar TA 2014 Gatot Tjahyono mengatakan, komisi dan fraksi di DPRD Jabar akan langsung membahas laporan pertanggungjawaban tersebut dan pembahasan di tingkatan tersebut akan dilakukan selama satu pekan.

"Mungkin fraksi sebagai kebijakan politik akan memberi masukan. Usai dibahas di komisi dan fraksi, LKPJ tersebut akan dibahas oleh pansus dan dijadwalkan tuntas pada 1 April mendatang," kata dia.

Menurut dia, berdasarkan nota LKPJ yang dibacakan, terdapat sejumlah prestasi yang telah diciptakan pemprov, namun tidak dipungkiri bahwa adanya sejumlah program yang belum maksimal.

"Percepatan pembangunan infrastruktur yang seharusnya lebih merata. Soal kelompok masyarakat yang mendapat bantuan. Juga keberadaan BUMD yang harus diperkuat lagi," kata dia. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,