Ratusan Tempat Kos Di Cimahi Tak Bayar Pajak

Ratusan Tempat Kos Di Cimahi Tak Bayar Pajak

ilustrasi. (Net)

Cimahi - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Cimahi, mencatat ratusan tempat usaha kos-kosan di Cimahi tidak memenuhi kewajibannya membayar pajak.


"Hasil pendataan, ternyata banyak tempat kos-kosan yang wajib pajak tidak bayar pajak," kata Sekretaris Dispenda Kota Cimahi Hardjono di Cimahi, Kamis (5/3/2015).

Ia menuturkan, hasil pendataan akhir 2014, banyak potensi objek pajak usaha kos-kosan di Kota Cimahi sebagai sumber pendapatan daerah.

Kos yang wajib pajak, kata dia, tecatat 289 kosan dengan kategori usaha kos memiliki kamar diatas 10 unit.

"Data yang kami miliki ada 289 pemilik kosan wajib pajak, sayangnya baru 20 saja yang daftar menjadi wajib pajak," katanya.

Ia mengatakan, pajak usaha kos dikenakan sebesar 5 persen dari harga per kamar yang disewakan.

Sementara harga sewa kos di Kota Cimahi, kata dia, cukup tinggi, misal ada yang sampai Rp800 ribu, dan harga terendah Rp150 ribu perbulan.

"Harganya pariasi, dan mereka yang dikenakan wajib pajak hanya membayar lima persen dari rate harga sewa kos," katanya.

Ia menambahkan, alasan pengusaha kos tidak membayar pajak, diantaranya karena yang menyewa kamar setiap bulannya sedikit.

Meskipun begitu, lanjut dia, sesuai aturan pemilik kos tetap harus memenuhi kewajibannya membayar pajak.

"Sudah masuk kategori wajib pajak tapi tidak mau bayar. Memang ada sanksinya yaitu ditutup, tapi rasanya itu tidak mungkin, makanya kita beri kesadaran untuk bayar pajak," katanya. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,