Kawanan Rampok Sikat Uang Rapel Guru Rp 500 Juta

Kawanan Rampok Sikat Uang Rapel Guru Rp 500 Juta

Polisi mengamankan Mobil johanuddin BK 1898 RA yang dirampok sebagai barang bukti.(Foto:piliang)

Langkat - Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Uang rapel gaji guru se-Kabupaten Langkat raib diembat tiga orang kawanan perampok bersepeda motor jenis Satria FU dan Jupiter MX warna hitam, Kamis(5/3/2015) siang pukul 10.40 WIB di pelataran parkir Kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Disdikjar) Langkat, Jl. Kartini, Stabat, Langkat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Cikalnews.com, peristiwa nahas ini berawal saat pegawai bendahara pembantu Disdikjar Langkat berinisial JHN (45) baru saja mencairkan uang di Bank Sumut Cabang Stabat sebesar Rp 500 juta. 
 
Uang tersbut dibawanya sendiri menggunakan mobil Toyota Kijang BK 1898 RA, yang diletakkan di jok depan. Saat mobil sampai di tempat parkir di belakang kantor, korban pun masuk menuju salah satu ruangan bendahara untuk menyampaikan laporan kepada atasannya.

 
Tak lama setelah korban di dalam, dua dari tiga orang tak dikenal mengendarai dua sepeda motor, menggunakan helm dan berjaket kulit, langsung membuka pintu depan mobil korban dan mengambil uang yang diletakkan di jok depan sebelah kiri. Selanjutnya mereka langsung tancap gas melarikan diri menuju pertigaan jalan antara Satpol PP dan Dinas PMDK Stabat

"Perampoknya tiga orang, tapi yang naik Satria FU mengegas keras mesin sehingga alarm mobil enggak terdengar, dan dua orang lagi mencongkel mobil langsung melarikan uangnya. Kami enggak kenal pelaku karena pakai helm dan jaket kulit. Begitu korban teriak kami langsung kejar tapi kawanan ini kabur entah kemana Bang, kerena hilang di pertigaan jalan jadi enggak terkejar sama kami Bang," ujar Dirja, seorang saksi yang bertugas di koperasi pegawai dinas tersebut kepada Cikalnews.com.

Ditemui terpisah, Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro, Sik.MH, melalui Pelaksana Kasat Reskrim Iptu (Pol) Eridal Fitra, SH membenarkan kejadian tersebut. Menurut Eridal, setelah mendapatkan imformasi tersebut, pihaknya lansung mengerahkan anggota mengejar pelaku perampokan, dan menginformasikan ke polsek terdekat. 

"Saat ini pelaku terus kami kejar, dan kami masih melakukan penyelidikan mendalam" katanya

Adapun bendahara pembantu tersebut, kata Kasat Reskrim, sudah diperiksa. Tim Reserse Kriminal Polres Langkat berjanji akan segera mengungkap kasus ini sampai tuntas. Mereka pun mengimbau agar masyarakat kalau mengambil uang di bank, jangan segan untuk meminta pengawalan. (AY))
.

Categories:Daerah,
Tags:kriminal,