Buruh Wanita Tuntut Hak di 'International Women's Day'

Buruh Wanita Tuntut Hak di 'International Women's Day'

Buruh Wanita Tuntut Hak di 'International Women's Day'

Jakarta - Puluhan buruh yang tergabung dalam Komite Persatuan Perjuangan International Women's Day (KPPIWD), menggelar aksi di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Hal itu mereka lakukan, dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional. 
 
Para buruh perempuan tersebut menuntut hak persamaan dan kesejahteraan, bagi para buruh perempuan. Mereka menyatakan tentang penolakan keras agenda liberalisasi atau pasar bebas ,yang dibungkus dengan agenda Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
 
"Sebetulnya agenda MEA banyak merugikan Indonesia, khususnya bagi para buruh," demikian orasi yang mengemuka disampaikan salah seorang buruh, Qori, di Jakarta, Minggu (8/3).
 
Massa aksi yang yang berkumpul di depan Bundaran HI tersebut akan melanjutkan penyampaian pendapatnya, dengan bergerak menuju Istana Negara. Setelah itu, menuju titik aksi terakhir di Mahkamah Konstitusi, yang letaknya tidak berjauhan dengan istana.
 
Di samping itu, mereka menuntut kepada pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk menghapus sistem kerja kontrak outsourcing dan memberikan upah yang setara bagi para buruh. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,