PDIP, Mega Memang Enggan Bertemu SBY

PDIP, Mega Memang Enggan Bertemu SBY

PDIP, Mega Memang Enggan Bertemu SBY. Foto: NET

Jakarta - Terkait kicauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono, yang menyebut nama ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, ditanggapi  Politikus PDIP, Pramono Anung. Sebenarnya Mega menyambut sinyal pertemuan yang diajukan SBY melalui beberapa pihak pada 30 September lalu.
 
"Bahwa kalau apa yang diinginkan bersama ini, beliau (Megawati) bersedia untuk bertemu besok (1 Oktober) pukul 11.00 pada waktu itu," kata Pramono di Gedung DPR Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2014).
 
Namun, lanjut Pramono, apa yang disampaikan SBY di akun Twitter pribadinya menunjukkan bahwa sudah ada kesepakatan antara Koalisi Merah Putih (KMP) dengan SBY, sehingga Mega enggan meladeni permintaan untuk bertemu.
 
"Termasuk hal yang berkaitan dengan RUU Pilkada, hal yang berkaitan dengan MD3. Jadi kalau kemudian ini dimaknai bahwa ibu tidak mau bertemu, itu salah besar," ucap Pramono.
 
Menurut Pramono, Mega bukan tipe orang yang menegosiasikan jabatan. Mega berharap jika nantinya terjadi pertemuan, bukanlah menyoal bagi-bagi jabatan. "Ibu mengatakan, sebaiknya persoalan ini selesai terlebih dahulu, jangan karena jabatan, tetapi ini karena kesepakatan sesama tokoh," tegasnya.
 
Seperti diberitakan, Minggu 5 Oktober, SBY mengetweet sebanyak 20 yang menjelaskan niatnya untuk bertemu Megawati yang tak kunjung terlaksana. (Jr.)**

.

Categories:Politik,