Mahasiswa Berdemo karena Nilai Jokowi Masih 'Tidur'

Mahasiswa Berdemo karena Nilai Jokowi Masih 'Tidur'

Ilustrasi.(Foto:Net)

Banda Aceh - Unjuk rasa mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh di depan Masjid Raya Baiturrahman menyambut kedatangan Presiden Jokowi ke provinsi ini, menuntut Jokowi segera mewujudkan janji-janji saat kampanye.
 
Dalam aksinya, mereka mengenakan topeng Jokowi dan menggelar teatrikal peusijuek (tepung tawari) di poster wajah Jokowi. Aksi ini dilakukan karena Jokowi dinilai masih "tidur", karena belum mewujudkan janji-janji semasa kampanye.
 
"Jokowi harus segera menyelesaikan permasalahan bangsa terhadap banyaknya rakyat yang berada di garis kemiskinan, pemerataan pembangunan dan penegakan hukum serta pemberantasan korupsi," kata Hasrizal, koordinator aksi, Senin (9/3).
 
Selain tol laut, mahasiswa juga menuntut janji Jokowi yang ingin memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),. Baik dengan tambahan anggaran 10 kali lipat, penambahan jumlah penyidik, maupun regulasi.
 
Faktanya, mereka melihat di era Jokowi berkuasa justru KPK ingin dilemahkan secara sistematis melalui upaya kriminalisasi para petinggi serta pendukungnya.
Mereka juga mendesak Jokowi mereasiliasikan janji subsidi Rp1 juta per bulan untuk keluarga prasejahtera, menurunkan harga sembako, meningkatkan kualitas dan program beras miskin, serta menyelesaikan kasus pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu.
 
Mahasiswa juga meminta presiden menuntaskan turunan Undang-Undang No. 11 tahun 2006, tentang Pemerintahan Aceh, dengan mengesahkan regulasi yang masih tertahan di pusat. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,