Anak Jalanan Juga Bisa Berkarya Lewat Sauyunan

Anak Jalanan Juga Bisa Berkarya Lewat Sauyunan

Taufik Hidayat Udjo dan seorang simpatisan serta anak jalanan diacara Sauyunan.(foto Wa Ode)


Bandung- Anak jalanan itu ternyata banyak yang berjiwa seni, paling tidak hal ini terlihat saat pergelaran "Sauyunan" di Saung Angklung Udjo Jln Padasuka Bandung, Jumat (13/3/2015).
Pemberdayaan lingkungan melalui anak jalanan adalah fokus yang tengah dilakukan Saung Angklung Udjo bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jabar dan .

Melalui acara "Sauyunan", pentas dibuka dengan pengantar sebuah lokasi nun di sebuah desa Cijaringao Ecoland  yang dipertontonkan di dua layar panggung.



Ada Wagub Jabar Deddy Mizwar, para Kepala Dinas yang terkait serta undangan dan penonton umum menikmati suguhan hasil konvensi percontohan konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Penonton Sauyunan penuh bahkan sebagian harus berdiri di belakang tempat duduk yang telah disediakan.

Tiba-tiba sekelompok anak-anak menerobos ke tengah arena, memainkan lakon drama teatrikal  yang mengisahkan tentang kondisi anak jalanan yang kadang membuat hati kita prihatin sekaligus terenyuh.

"Kondisi ini bukan kemauan kami tapi keadaan yang membawa kami di jalanan," kira-kira demikian suara hati yang diwakili Linda dari anak jalanan binaan. KPM Dewi Sartika.

Penonton bertepuk tangan tak henti-hentinya. Selain memainkan lakon drama kehiduapan, juga mereka tampil menari, tariannya modern ala Hawai dari Amerika yang dimainkan anak jalanan empat orang.

Baca puisi dan memainkan alat musik angklung sangat mahir dilakukan para anak jalanan itu.

Mereka ini mayoritas tidak dapat membaca tulis. "Tetapi untuk bisa membaca puisi terpaksa mereka disuruh hafal, dan itu tidak lama, mereka ini punya talenta yang tinggi, mereka juga ingin sekolah dan ingin menikmati masa kanak-kanaknya dengan wajar, bukan di jalanan yang sudah terbiasa dengan kekerasan," ujar Taufik Hidayat Udjo selaku Pimpinan Saung Angklung Udjo di tengah arena pertunjukan,

Taufik melanjutkan celotehnya."Diantara mereka, ada anak yang  jantungnya bocor, dia sudah ke rumah sakit di Bandung,  tidak di terima, ke Jakarta  juga tidak diterima, akhirnya ada seorang dermawan membantunya, dan malam ini bisa main drama,Semoga dengan program konsevasi ini mereka bisa hidup sewajarnya,"Papar Taufik. Tepuk tangan panjang penonton sambil berdiri diberikan pada anak jalanan malam itu. (Ode)**

.

Categories:Hiburan,
Tags:hiburan,

terkait

    Tidak ada artikel terkait