Fiorentina Kandaskan AC Milan

Fiorentina Kandaskan AC Milan

Fiorentina Kandaskan AC Milan dengan skor 2-1.

Milan - Fiorentina menambah kesedihan bagi AC Milan dengan mencetak dua gol pada sepuluh menit terakhir ketika mereka bangkit dari ketinggalan untuk menang 2-1, dan memberikan lebih banyak tekanan kepada tim Filippo Inzaghi pada Selasa (17/3/2015) WIB.

Penampilan buruk tim peringkat kedua AS Roma berlanjut dengan kekalahan 0-2 dari tamunya Sampdoria, yang membuat mereka tetap tertinggal 14 angka dari pemuncak klasemen Juventus, dan sepasang gol dari Felipe Anderson membawa Lazio menang 2-0 di markas Torino yang membuat mereka menyingkirkan Napoli untuk menghuni peringkat ketiga.

Gol kemenangan Fiorentina terjadi melalui sejumlah kemelut di Stadion Artemio Franchi, di mana wasit mengalami cedera dan tim terus bermain sebelum ia digantikan, kelihatannya selama beberapa saat tidak ada yang menyadari ketiadaan sang pengadil itu.

Mattia Destro membawa Milan unggul ketika ia membelokkan tembakan Giacomo Bonaventura menuju gawang dari jarak 12 meter pada menit ke-56.

Milan, yang kemasukan gol penyama kedudukan di menit ke-95 saat bermain imbang 2-2 dengan Verona pada pertandingan mereka sebelumnya, mampu mempertahankannya sampai Gonzalo Rodriguez menanduk umpan silang Joaquin saat pertandingan tinggal menyisakan tujuh menit.

Wasit Carmine Russo kemudian digantikan oleh ofisial keempat di tengah kebingungan yang terjadi tidak lama sebelumnya.

Milan, yang menghuni peringkat kesepuluh dengan 35 angka dari 27 pertandingan dan membuat Joaquin dapat mencetak gol kemenangan melalui tandukan lain padamenit ke-89.

Pelatih Milan Inzaghi, yang masa depannya menjadi subyek spekulasi setelah hampir selalu menelan hasil imbang atau kekalahan, meninggalkan lapangan dengan rasa dongkol dan sedih, meski setelahnya ia berkata bahwa dirinya senang dengan penampilan timnya.

"Malam ini, saya kembali dapat melihat Milan saya, kami kembali memainkan cara bermain kami. Saya kecewa namun kami harus mengingat penampilan ini," ucapnya.

Mengenai masa depannya, ia berkata, "Saya tidak perlu diyakinkan lagi, saya memiliki kontrak dan klub ini akan mempertimbangkannya." Juara Eropa tujuh kali itu hanya memenangi dua dari 11 pertandingan sejak libur musim dingin.

Roma, yang telah bermain imbang delapan kali dan menang satu kali pada sepuluh pertandingan terakhirnya di liga, berada di ambang bahaya kehilangan peringkat kedua setelah dicemooh oleh para penonton menyusul kekelahan kandang pertamanya pada musim ini.

Mereka memiliki 50 angka, sedangkan Lazio mengkoleksi 49 angka di peringkat ketiga diikuti Napoli (46), dan Fiorentina dan Sampdoria (45). Dua tim teratas lolos ke fase grup Liga Champions, dan tim peringkat ketiga berhak mengikuti playoff kompeptisi Eropa itu.

Roma mendominasi pada babak pertama namun kemasukan ketika Lorenzo De Silvestri meneruskan umpan silang Samuel Eto'o pada menit ke-30, setelah Roma gagal menyapu bola.

Roma harus kehilangan Seydou Keita yang diusir keluar lapangan tidak lama kemudian, ketika gelandang Mali itu mendapat kartu kuning karena berselisih pendapat dan kemudian mendapatkan kartu kuning kedua karena bertepuk tangan kepada wasit.

Anderson membuka jalan bagi Lazio untuk meraih kemenangan beruntun kelima di liga, ketika ia menggiring bola melewati tiga bek dan menembakkan bola melewati Daniele Padelli, pada menit ke-71 saat ia berlari nyaris dari sisi tengah lapangan.

Pemain Brazil itu kembali mencetak gol dari operan Miroslav Klose tujuh menit kemudian. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,