Si 'Bongkok' dari Indonesia Merajai Pasar Amerika

Si 'Bongkok' dari Indonesia Merajai Pasar Amerika

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Selama 2015, Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar dari total ekspor nonmigas Indonesia periode Januari-Februari 2015. Bahkan, Kementerian Perdagangan mengklaim pencapaian tersebut disebabkan oleh  'si bongkok' alias udang Indonesia yang menguasai pasar Amerika Serikat.

"Ya, pencapaian itu didukung oleh keberhasilan Indonesia menjadi penguasa pasar ekspor udang di AS dengan pangsa 23 persen, mengalahkan India, Ekuador, Vietnam, Thailand, dan Malaysia," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dalam konferensi pers kinerja ekspor dan impor Februari di Kementerian Perdagangan Jakarta, Selasa (17/3).

Menurut Atase Perdagangan di Kedutaan Besar Indonesia untuk AS, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangan tertulisnya, Indonesia menjadi eksportir terbesar udang ke Negara Paman Sam itu. Nilai ekspor udang tersebut mencapai 93,5 juta dolar AS, atau 22,7 persen dari pangsa pasar udang AS. Udang yang merajai pasar AS tersebut, adalah shrimp warm water peeled frozen.

Diikuti India yang membukukan 91,4 juta dolar AS, atau menguasai 22,19 persen pangsa pasar, sedangkan Ekuador dengan nilai 51,1 juta dolar AS dan pangsa pasarnya 12,41 persen. Dari kawasan ASEAN, Vietnam meraup sekitar 44,3 juta dolar AS dengan pangsa 10,7 persen dan Thailand 34,2 juta dolar AS dengan pangsa 8,3 persen. Sementara Malaysia mencetak angka 14,3 juta dolar AS dengan pangsa 3,49 persen.

Menurut Made, Indonesia harus bisa mempertahankan momentum kinerja ekspor yang sudah baik ini agar ekspor meningkat sepanjang tahun. Indonesia juga harus menjaga agar hama penyakit yang dialami oleh beberapa negara produsen udang lainnya di dunia, tidak terjadi di Indonesia. "Produk udang adalah top seafood yang diminati pasar AS, sehingga peluang bisnisnya sangat menjanjikan," katanya.

Hal utama yang perlu dijaga dalam mempertahankan posisi Indonesia, adalah dengan memastikan produk udang yang diproduksi memang berkualitas terbaik, sekaligus memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,