71,5 kg Sabu Dalam Manisan Jeruk Dikirim ke Indonesia

71,5 kg Sabu Dalam Manisan Jeruk Dikirim ke Indonesia

sabu yang di selundupkan dalam kemasan kulit jeruk (Foto :Net)

Jakarta - Sindikat narkoba internasional berhasil dibongkar Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri. Dalam peristiwa tersebut empat tersangka berhasil diringkus, bersama barang bukti sabu seberat 71,5 kg.

 
"Barang tersebut rencananya diedarkan di Jakarta, Palembang, Semarang dan kota-kota besar lainnya di Indonesia," kata Kapolri Jenderal Sutarman di Rupatama Mabes Polri Jakarta, Jumat (10/10/2014).
 
Modus operandi yang dilakukan tersangka terbilang unik. Mereka menyelundupkan sabu dari Hongkong ke Indonesia dengan cara memasukkan ke dalam manisan kulit jeruk. Dengan demikian, hanya bau jeruk yang menyengat dan narkoba tersamarkan.
 
"Modusnya dikemas dalam kemasan manisan jeruk. Kenapa? Karena begitu di dalam manisan tidak terdeteksi dengan anjing pelacak kita," ujar Sutarman.
 
Polisi yang melakukan penyelidikan selama empat bulan berhasil membongkar modus penyelundupan tersebut. Polisi mendeteksi barang haram tersebut dikirim dari tempat produksinya di Hongkong menuju Indonesia dengan ekspedisi kapal laut.

"Kita kerja sama ekspedisi empat bulan, kemudian ada barang masuk yang mencurigai dan kita lakukan pendalaman," katanya.
 
Menurutnya, jika dikonversikan dengan rupiah, perkiran omzet para tersangka senilai Rp143 miliar. Selain itu, polisi memperkirakan sekira 7,1 juta jiwa berhasil diselamatkan dari barang bukti yang berhasil disita. "Kasus ini sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia, karena dengan 71,5 kg sabu ini dapat meracuni hingga 7 hingga 8 juta jiwa," tegas Sutarman.
 
Para tersangka kini terancam hukuman mati. Mereka dijerat Pasal 114 juncto Pasal 132 subsidair Pasal 113 lebih subsidair lagi Pasal 112 juncto Pasal 132 Undang-undang No. 35 tahun 2009, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,