Lembut, Elegan dan Feminim dari Elmeira Hijab Store

Lembut, Elegan dan Feminim dari Elmeira Hijab Store

Parade koleksi Elmeira Hijab Store saat pergelaran busana di Jl Progo No 3 Bandung, Kamis (2/4/2015).( foto Wa Ode)

Bandung-Hijab kini sudah mudah ditemui dimana-mana. Menangkap venomena ini, Elmeira Hijab salah satu brand Bandung yang diusung empat  perempuan cantik dan kreatif terdiri atas Nining Suningsih, Kania Puspitahati,Tina Ratnaningsih  dan Maznah menuangkan ide kreasinya melalui fesyen. Mereka menankap peluang dunia hijab bakal booming. 
 
Prediksinya berhasil, dengan mewujudkan melalui online shop yang akhirnya membuka store dan bermarkas di Jl Buahbatu Bandung.
 
" Kami tidak mengira ternyata banyak yang ingin menjumpai kami secara fisik, bukan hanya di online saja. Akhirnya jadilah seperti saat ini, alhamdulilah kami bisa berkembang menjadi brand hijab yang bercirikan shabby chic," ujar Kania disela-sela acara peluncuran Elmeira Hijab Store di Jl Progo No 3 Bandung, Kamis (2/4/2015) sore.  
 
Acara peluncuran yang ditandai dengan pergelaran busana karya Elmeira Hijab dan tenant ini menampilkan kreasi Kania dan sejumlah relasi yang menjual baju-baju hijab seperti persembahan Itang Yunazs, Sazkia Sungkar, dan sejumlah tenant lainnya. 
 
Tiga diantara dua belas rancangan Kania Elmeira Hijab saat launching di Jl Progo No 3 Bandung.(foto Wa Ode)
 
Untuk kreasi Elmeira Hijab, menurut Kania mereka tetap menyesuaikan dengan tren dunia saat ini. Misalnya saja penggunaan warn-warna alami. atau tanah yang bermain di warna soft yang tetap mementingkan kualitas produk. Yang tampak kemudian adalah menawarkan outfit kasual femim namun tetap terlihat chic.
 
Pada bagian bawah gaun, penggunaan celana lurus dengan detail lipatan outer besar, tunik, wide leg pants dan serangkaian gaun terusan tetap feminim. Penggunaan bahan-bahan halus melayang, kadang bermain dengan lipatan dan simetris sehingga tetap memberi kesan simple, elegan khas Elmeira. 
 
Sentuhan lain, tetap mengibarkan gaya shabby dan kaya botani berwarna di atas motif tradisional, ini cara mengadopsi motif Garut yaitu rereng ageung. Sedang motif yang diterapkan adalah kombinasi motif tradisi Jawa Barat, urat daun, garis batang bunga-bunga dengan warna-warna soft. 
 
Penerapan blus (blouse) dan outer adopsi kimono yang diikat, denim, serta kombinasi motif tradisi tetap diterapkan di banyak produk tetapi tetap disesuaikan kepentingannya baik keseharian maupun acara resmi. 
 
12 model, sore itu tampak cantik dalam balutan Elmeira Hijab Store tinggal mencari mana yang cocok sesuai selera. (Ode)**
.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,

terkait

    Tidak ada artikel terkait