Hillary Clinton Manfaatkan Media Sosial untuk Kampanye

Hillary Clinton Manfaatkan Media Sosial untuk Kampanye

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta  - Tim sukses Hillary Clinton mengumumkan pencalonan diri Hillary Clinton sebagai presiden Amerika Serikat melalui beberapa situs jejaring sosial, Minggu (12/4/2015), seperti dilansir Cnet.

Akun resmi tim sukses Hillary Clinton di YouTube mengunggah video berdurasi dua menit berjudul "Getting Started"

Dalam video singkat tersebut nampak beberapa orang menyatakan resolusi pribadi mereka yang siap mereka lakukan, mulai dari menanam tomat hingga mendapatkan pekerjaan. 

Kemudian Clinton muncul pada akhir video dan mengatakan bahwa dia "juga bersiap-siap untuk melakukan sesuatu," dan menyatakan "Saya mencalonkan diri sebagai presiden."

Hingga Senin (13/4) pagi, video tersebut telah mengumpulkan 4.489 komentar, dan saluran YouTube-nya telah merangkul 11.903 pelanggan.

Video tersebut juga diposting dalam akun tim sukses Hillary Clinton di Facebook.

Sementara di Twitter, Clinton berkicau kepada 3,29 juta followers-nya bahwa dia mencalonkan diri sebagai presiden dan ingin menjadi juara untuk Amerika.

"I'm running for president. Everyday Americans need a champion, and I want to be that champion. -Hhillaryclinton.com (Saya mencalonkan diri sebagai presiden. Setiap hari orang Amerika perlu juara, dan saya ingin menjadi juara itu. -H hillaryclinton.com)," tulis dia dalam akun resminya @HillaryClinton.

Penggunaan media sosial dengan cepat menjadi salah satu cara yang paling menonjol untuk meningkatkan brand awareness dan dukungan. 

Akan menarik melihat bagaimana platform baru (selain Facebook dan Twitter), seperti Snapchat dan Periscope, akan dimaafaatkan Clinton atau kandidat lainnya untuk meraih dukungan.

Saat ini, terdapat dua kandidat yang telah mengumumkan pencalonan diri mereka untuk pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016, yaitu senator Texas Ted Cruz dan Senator Kentucky Rand Paul.

Dua wakil dari partai Republik tersebut memiliki followers yang jauh lebih sedikit dibanding Clinton, dengan 392 ribu followers untuk Ted Cruz dan 593 ribu followers untuk Rand Paul.(Ode)**

.

Categories:Internasional,