Ahok Segera Bongkar Bekas Rumah Kos Deudeuh

Ahok Segera Bongkar Bekas Rumah Kos Deudeuh

Ahok Segera Bongkar Bekas Rumah Kos Deudeuh

Jakarta - Maraknya rumah kos-kosan belakangan ini kian dipersoalkan,  menyusul terjadinya kasus kematian Deudeuh Alfi Sahrin (26) terkuak. Apalagi, belakangan diketahui kalau rumah kos-kosan tersebut berdiri di ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
"Saya dapat laporan rumah itu berdiri di atas lahan hijau. Ya, bongkar saya suruh walikota, sudah turun kok walikota," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (22/4).
Ahok malah menerima laporan salah peruntukan tempat tinggal menjadi tempat usaha (kos-kosan) sudah berlangsung sejak 2004. "Artinya, ada oknum yang main di atas daerah serapan itu," terangnya. Tak hanya di kawasan Tebet, Ahok memerintahkan petugasnya untuk mengecek seluruh rumah kos-kosan di Jakarta.
Pada sisi lain, Ahok menegaskan tanah milik negara yang digunakan sebagai tempat kos-kosan, seperti tempat kosnya Deudeuh belakangan diketahui berdiri di atas lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH) lantaran cueknya para camat dan lurah.
Menurutnya, Pemprov DKI saat ini tengah melakukan investigasi untuk membongkar dugaan adanya oknum yang 'bermain' dalam pemberian izin usaha itu. "Sebetulnya ada kesalahan itu di kelurahan dan kecamatan yang cuek. Mungkin juga ada oknum yang terlibat, jalur hijau enggak bisa bangun enggak akan ada IMB. Ya, tidak bisa dibangun makanya kita mau bongkar," katanya.
Dugaan lainnya, lanjut Ahok kenapa tanah milik negara digunakan sebagai tempat kos-kosan lantaran paskareformasi para camat dan lurah merasa takut karena kekuasaan saat itu berada di tangan rakyat.
 
Selanjutnya, Pemprov DKI bersama SKPD saat ini berupaya mengembalikan kekuasaan tersebut berada di tangan camat dan lurah agar dapat mendata tanah kepunyaan Pemprov DKI. 
"Kini kita mau balikin kekuasan itu ada pada lurah dan camat, sehingga yang enggak beres akan kita tindak. Dia harus kasih tahu mana yang kosong (milik negara) mana yang tidak, lurah harus lapor mana tanah yang kosong yang enggak beres. Nah, kita mau beresin ini bersama SKPD," tandasnya. (Jr.)
.

Categories:Nasional,
Tags:,