KAA Jangan Dijadikan Ajang 'Kegenitan'

KAA Jangan Dijadikan Ajang 'Kegenitan'

Ilustrasi.(Foto:Net)

Purwakarta - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menegaskan, Konferensi Asia Afrika (KAA) tidak jadi ajang kegenitan ceremony protokoler semata. "Tapi jadi semangat bangsa Asia dan Afrika, kita belum merdeka seutuhnya," ujar Dedi di Purwakarta, Kamis (23/4).

Masalah kedaulatan politik, ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam jadi masalah-masalah substansial di belahan dunia Asia dan Afrika. "Kemudian akar dari masalah terorisme serta pandangan terhadap golongan agama di timur tengah yang timbulkan konflik bersenjata. Termasuk dalam isu lingkungan misal kedaulatan laut, udara dan pengolahan sumber daya air," ujarnya.

Oleh karenanya, katanya KAA tetap mengusung spirit kemerdekaan secara utuh dari bangsa-bangsa Asia dan Afrika.  "Kemerdekaan atas kedaulatan wilayah untuk mengelola sumber daya dan mewujudkan kemakmuran bangsanya," ujar Dedi.

Ia menambahkan, bangsa-bangsa Asia dan Afrika harus punya keyakinan ideologis. Bahwa sumber daya alam dan manusia harus dimanfaatkan untuk kemakmuran bangsanya. "Juga hak secara penuh untuk menentukan kebijakan bangsanya berbasis kultur yg dimilikinya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,